CNN Indonesia
Sabtu, 30 Mei 2026 21:10 WIB
Ilustrasi. Penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. (iiStockphoto/TLFurrer)
Jakarta, CNN Indonesia --
Masalah pencernaan pada anak masih sering dianggap sebagai hal yang lumrah oleh banyak orang tua. Padahal, saluran cerna bukan sekadar tempat makanan diproses menjadi energi, melainkan sistem kompleks yang berperan penting dalam penyerapan nutrisi, pertumbuhan, perkembangan, hingga kenyamanan anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Gangguan pencernaan yang berulang dapat menjadi sinyal ketidakseimbangan mikrobiota usus, yakni kumpulan mikroorganisme yang hidup di dalam saluran cerna. Jika kondisi ini terjadi sejak dini, dampaknya tidak hanya dirasakan pada kesehatan pencernaan, tetapi juga berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak secara keseluruhan.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi Anak, Ariani Dewi Widodo, menjelaskan bahwa kesehatan saluran cerna memiliki peran yang jauh lebih besar daripada yang selama ini dipahami masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saluran cerna anak bukan hanya organ pencernaan, melainkan sistem yang kompleks dan terus berkembang. Keseimbangan mikrobiota usus sangat penting karena berpengaruh besar terhadap penyerapan nutrisi dan kenyamanan anak sehari-hari," ujar Ariani dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, kesehatan saluran cerna bukan hanya isu medis, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup anak dan keluarga secara keseluruhan. Karena itu, menjaga kesehatan pencernaan sejak dini menjadi langkah penting agar anak dapat tumbuh dengan nyaman, aktif, dan mencapai potensi tumbuh kembangnya secara maksimal.
Tiga tanda pencernaan anak sehat
Agar orang tua lebih mudah mengenali kondisi pencernaan anak, para ahli memperkenalkan konsep Triple Signs atau tiga indikator sederhana kesehatan saluran cerna.
Tanda pertama adalah golden poop, yakni kondisi feses dengan warna dan konsistensi yang normal. Umumnya ditandai dengan warna kuning keemasan, tidak terlalu cair, dan tidak terlalu keras.
Tanda kedua adalah frekuensi buang air besar yang teratur sesuai usia anak.
Sementara tanda ketiga adalah rendahnya risiko gangguan saluran cerna yang ditandai dengan anak lebih jarang mengalami keluhan pencernaan berulang.
Ketiga indikator tersebut mencerminkan keseimbangan mikrobiota usus yang baik dan fungsi pencernaan yang berjalan optimal. Jika tanda-tanda tersebut tidak terpenuhi secara konsisten, orang tua disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dampaknya tak hanya pada pencernaan
Kesehatan saluran cerna ternyata memiliki kaitan erat dengan berbagai aspek tumbuh kembang anak. Ketika pencernaan bekerja dengan baik, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, mulai dari suasana hati hingga pertumbuhan fisik.
Anak yang memiliki sistem pencernaan sehat cenderung merasa lebih nyaman sehingga lebih ceria dan aktif beraktivitas. Kondisi ini juga dapat mendukung perkembangan kognitif, kemampuan motorik, serta keterampilan bersosialisasi.
Di sisi lain, penyerapan nutrisi yang optimal berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, termasuk berat badan dan tinggi badan yang sesuai dengan usianya.
Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Ray Wagiu Basrowi, mengatakan bahwa peningkatan literasi masyarakat mengenai kesehatan saluran cerna perlu terus dilakukan agar orang tua dapat lebih memahami kondisi anak secara menyeluruh.
"Kami menyadari bahwa kekhawatiran orang tua terhadap anak yang kurang nafsu makan, kurang nyaman, atau pertumbuhannya belum optimal sering kali berakar dari masalah pencernaan yang tidak disadari," ujar Ray.
Menurutnya, edukasi berbasis sains dan pemanfaatan teknologi dapat membantu orang tua memantau kondisi saluran cerna anak dengan lebih mudah sehingga langkah yang tepat dapat segera dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.
"Kesehatan pencernaan bukan hanya soal anak terhindar dari sakit perut atau sembelit. Saluran cerna yang sehat menjadi fondasi penting bagi penyerapan nutrisi, pertumbuhan, perkembangan, hingga kualitas hidup anak secara keseluruhan," kata dia.
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
9

















































