
Pebulutangkis ganda putri asal Australia, Setyana Mapasa. (Foto: Instagram/setyanam)
INDONESIA dikenal sebagai pabrik talenta bulu tangkis dunia. Namun, ketatnya persaingan untuk menembus Pelatnas PBSI sering kali membuat banyak pemain berbakat harus mengambil keputusan sulit.
Demi menjaga karier internasional dan mewujudkan mimpi bermain di ajang besar seperti Olimpiade, beberapa atlet memilih untuk berpindah kewarganegaraan dan meninggalkan Indonesia. Penasaran siapa saja?
Berikut 5 Atlet Bulu Tangkis Indonesia yang Hijrah ke Luar Negeri karena Persaingan Ketat:
1. Taufiq Hidayat Akbar (Italia)
Taufiq Hidayat Akbar, Facebook
Memiliki nama yang hampir serupa dengan sang legenda, Taufiq Hidayat Akbar sempat mencoba peruntungannya di Eropa dengan membela Italia. Meski sempat berkiprah di sana selama beberapa tahun, kariernya di Negeri Pizza tersebut tidak terlalu menonjol.
Berdasarkan informasi terbaru, ia telah kembali ke Indonesia sejak tahun 2020 dan tetap mempertahankan statusnya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Setyana Mapasa (Australia)
Setyana Mapasa
Setyana memilih Australia sebagai pelabuhan baru untuk mengembangkan kariernya di sektor ganda putri dan campuran. Meskipun sukses meraih beberapa gelar di turnamen level bawah, langkah Setyana untuk bersaing secara reguler di turnamen prestisius seperti BWF World Tour atau Olimpiade masih menemui tantangan yang cukup berat di bawah bendera Negeri Kanguru.
3. Danny Bawa Chrisnanta (Singapura)
Danny Bawa Chrisnanta @DannyChrisnanta
Sebagai mantan pemain ganda Indonesia, Danny mengambil langkah berani dengan menyeberang ke Singapura. Di awal kepindahannya, ia sempat menunjukkan taji dengan menyumbangkan medali perunggu di Asian Games.
Namun, faktor cedera dan penurunan performa seiring berjalannya waktu membuatnya kesulitan untuk kembali ke puncak persaingan dunia.


















































