675 Saham Tertekan Imbas Serangan ASamp;ndash;Israel ke Iran, BEI Imbau Investor Tetap Rasional

16 hours ago 2

675 Saham Tertekan Imbas Serangan AS–Israel ke Iran, BEI Imbau Investor Tetap Rasional

Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan. (foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA – Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Senin (2/3/2025). IHSG dibuka melemah ke zona merah di level 8.092.

Hingga pukul 10.00 WIB, IHSG bergerak terbatas dengan level tertinggi 8.133 dan terendah 8.039. Sebanyak 675 saham tercatat melemah, 103 saham menguat, dan 180 saham stagnan.

Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengimbau investor tetap rasional dalam menyikapi konflik yang terjadi di Timur Tengah serta mengutamakan pertimbangan fundamental perusahaan sebelum melakukan transaksi saham.

“Menghadapi ketidakpastian yang meningkat akibat eskalasi geopolitik di tingkat global, kami mengimbau investor tetap rasional dan selalu memperhatikan fundamental. Sesuaikan strategi investasi dengan toleransi risiko masing-masing investor,” ujar Hendrik dalam pernyataan tertulis, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan data BEI, sebanyak 22,71 miliar lembar saham ditransaksikan dengan nilai Rp12,21 triliun dalam 1,56 juta kali transaksi. Sejak pembukaan, sejumlah indeks tematik juga mengalami tekanan. Indeks LQ45 terkoreksi 1,36 persen, IDX30 turun 1,44 persen, dan IDXSMC-COM melemah 2,11 persen. Kondisi ini menunjukkan tekanan tidak hanya terjadi pada saham lapis kecil, tetapi juga saham unggulan.

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |