7 Fakta Terbongkar dalam Dokumen Epstein Terbaru

1 hour ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Jutaan dokumen kasus predator seksual dan pedofilia Jeffrey Epstein kembali memicu perhatian publik setelah diungkap kembali ke publik dan memuat berbagai klaim yang mengejutkan.

Dokumen-dokumen itu berisi transkrip kesaksian, catatan penyelidikan, serta keterangan sejumlah pihak yang pernah dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa nama tokoh publik, pengusaha, hingga figur berpengaruh turut disebut dalam berkas itu, meski belum semuanya terbukti terlibat dalam tindak pidana.

Berikut merupakan fakta-fakta mengejutkan di file Epstein.

1. Indonesia masuk di 902 dokumen baru

Indonesia tercatat dalam 902 dokumen terkait kasus predator seksual Jeffrey Epstein yang dirilis Kementerian Kehakiman Amerika Serikat pada pekan lalu.

Beberapa file mencantumkan nama Indonesia merujuk ke artikel berita yang dijadikan bahan briefing. Misalnya laporan dari JP Morgan pada 2014.

"From: US GIO

Sent Fri 7/25/2014 11:03:38 PM

Subject: The J.P. Morgan View : Risks and timing."

Laporan itu memuat alokasi aset global dan situasi ekonomi secara umum yang bisa menguntungkan atau merugikan AS.

"Di pasar negara berkembang, peristiwa politik penting adalah pemilihan presiden di Indonesia. Pekan ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Widodo sebagai pemenang dengan selisih suara yang cukup besar," demikian laporan di JP Morgan.

2. Singgung simulasi pandemi sejak 2017

Salah satu yang dianggap kontroversial adalah dokumen bukti korespondensi surel antara Epstein dan Bill Gates pada 2017 menyinggung simulasi pandemi.

Dalam file yang dimuat Kementerian Kehakiman AS (DOJ), terdapat dokumen surat menyurat Epstein ke Bill Gates dengan subjek surel "bgc3 deliveries and scope" per tanggal 3 Maret 2017 mengungkapkan detail teknis kolaborasi Epstein dengan Bill Gates dan tim.

Epstein tampaknya mengajukan proposal untuk sejumlah bidang, mulai keamanan dalam negeri hingga kesehatan, dikutip dari media Turki, Haberler.

Surat korespondensi itu juga menyebutkan bahwa pekerjaan untuk lima topik utama sedang dilakukan. Tetapi poin terakhir mengejutkan para netizen, berisi rekomendasi tindak lanjut dan/atau spesifikasi teknis untuk simulasi pandemi virus varian terbaru.

3. Pengusaha UEA kirim Kiswah Kabah ke Epstein

Pengusaha yang diduga berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) Aziza Al Ahmadi mengirim potongan kiswah Ka'bah dari Mekkah ke Epstein di Amerika Serikat.

Aziza bekerja sama dengan seseorang bernama Abdullah Al-Maari untuk mengatur pengiriman tiga potongan Kiswah. Barang-barang itu tiba di rumah Epstein pada Maret 2017.

"Kain hitam itu sudah disentuh setidaknya 10 juta umat Muslim dari berbagai denominasi, Sunni, Syiah, dan lainnya," tulis dia, dikutip Middle East Eye, Senin (2/2).

"Dan mereka meletakkan doa, harapan, air mata, dan keinginan mereka di bagian itu. Dengan harapan setelah itu semua doa mereka akan dikabulkan," tambah dia.

4. Pangeran Belgia akui bertemu Epstein

Pangeran Laurent dari Belgia mengakui sempat bertemu Epstein usai namanya muncul dalam dokumen yang dirilis pada pekan lalu.

Laurent mengatakan pertemuan-pertemuan dengan Epstein terjadi pada awal 1990-an dan 2000-an serta atas permintaan pebisnis itu, demikian dikutip AFP dari media lokal BelgIa, Senin (2/2).

Adik Raja Philippe juga membantah pertemuan dilakukan "di acara publik atau kelompok"

"Tidak pernah, secara langsung maupun tidak langsung, menghadiri acara apa pun [bersama Epstein dan rombongannya]," demikian pernyataan itu.

5. Foto Pangeran Andrew dan wanita di lantai

Pangeran Andrew dari Inggris kembali terseret dalam jutaan berkas pelaku kejahatan seksual dan pedofilia Epstein.

Sejumlah foto memperlihatkan mantan Pangeran Inggris itu yang sedang berlutut dengan posisi merangkak, condong ke arah seorang perempuan yang terbaring di lantai.

Rilis tersebut meningkatkan tekanan politik terhadap anggota keluarga kerajaan yang telah tercoreng itu.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sampai buka suara dan menekan Andrew Mountbatten-Windsor, nama yang kini ia gunakan,bersaksi di hadapan Kongres AS terkait hubungannya dengan Epstein.

6. Klaim korban soal bayi dimutilasi dalam file Epstein

Dokumen dalam file Jeffrey Epstein mencatat pengakuan seorang korban yang mengeklaim menyaksikan kekerasan di atas yacht, termasuk dugaan mutilasi bayi.

Dalam dokumen yang dirilis oleh Kementerian Kehakiman Amerika Serikat, menyatakan korban menyaksikan tindakan kekerasan ekstrim terhadap bayi-bayi.

"Di atas kapal pesiar itu, ia menyaksikan bayi-bayi dipotong-potong, organ dalam mereka dikeluarkan, serta orang-orang yang memakan kotoran dari organ itu," demikian pernyataan tersebut.

"Dia juga diperkosa oleh George Bush 1," lanjut pernyataan itu.

[Gambas:Video CNN]

7. PM Malaysia Anwar ikut terseret di file Epstein

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ikut terseret dalam percakapan email yang baru dirilis, yang melibatkan penjahat seks AS Epstein.

Pada Minggu (1/2), Anwar menanggapi rumor itu dalam unggahan di media sosial. Dia mengeklaim namanya hanya "disebutkan" dalam pertukaran email yang terjadi pada 2012.

"Sudah lebih dari satu dekade seperti yang disebutkan dalam email tersebut, dan saya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan pihak mana pun yang bertukar email tersebut, terutama Epstein," tulis Anwar, dikutip SCMP.

Pengirim email, mengusulkan untuk memperkenalkan Anwar kepada "Jes", yang diduga sebagai bankir Jes Staley. Di email itu, disebut potensi kenaikan Anwar Ibrahim ke tampuk kekuasaan bisa menjadi peluang bisnis untuk JPMorgan Chase.

Saat itu, Anwar adalah pemimpin oposisi dan sedang mempersiapkan pemilu Malaysia 2013. Dia baru menjadi perdana menteri satu dekade setelahnya, yakni pada 2022.

(rnp/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |