Jakarta, CNN Indonesia --
Amazon mengumumkan akan mengakuisisi perusahaan satelit Globalstar melalui kesepakatan senilai US$11,57 miliar atau sekitar Rp198,3 triliun untuk memperkuat bisnis antariksa. Akuisisi ini juga membuat posisi perusahaan bakal bersaing langsung dengan Starlink milik Elon Musk.
Pengumuman tersebut disampaikan perusahaan pada Selasa (14/4). Kesepakatan ini akan memberi Amazon akses ke jaringan Globalstar yang terdiri dari dua lusin satelit, sehingga memperkuat ambisi raksasa teknologi tersebut untuk menantang Starlink yang saat ini memiliki sekitar 10.000 satelit di orbit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan kesepakatan tersebut, pemegang saham perusahaan satelit tersebut dapat memilih untuk menerima US$90 dalam bentuk tunai atau 0,3210 saham biasa Amazon untuk setiap saham Globalstar yang mereka miliki.
Amazon telah berupaya memperluas jaringannya dengan meluncurkan sekitar 3.200 satelit di orbit rendah Bumi hingga 2029, dengan sekitar setengahnya harus sudah berada di orbit sesuai batas waktu regulasi pada Juli 2026.
Perusahaan ini saat ini mengoperasikan jaringan lebih dari 200 satelit dan bersiap meluncurkan layanan internet satelitnya pada akhir tahun ini.
Sementara itu, Starlink milik Elon Musk telah melayani lebih dari 9 juta pengguna di seluruh dunia. Starlink saat ini merupakan penyedia layanan internet berbasis satelit yang paling mendominasi pasar.
Dikutip dari The Guardian, Globalstar yang berbasis di Louisiana mengoperasikan sekitar dua lusin satelit di orbit rendah Bumi. Perusahaan ini terkenal sebagai penyedia layanan di balik fitur "SOS darurat" Apple.
Pada akhir tahun lalu, Globalstar menyatakan bahwa jaringan baru yang didukung Apple dan sedang dikembangkan akan memperluas jumlah satelit menjadi 54 unit, termasuk sejumlah kecil satelit cadangan.
Globalstar menawarkan layanan suara, data, dan pelacakan aset kepada pelanggan di berbagai sektor, termasuk pasar korporat, pemerintah, dan konsumen.
Secara paralel, Amazon dan Apple telah menandatangani perjanjian untuk terus mendukung fitur-fitur keselamatan berbasis satelit, seperti Emergency SOS dan Find My, bagi pengguna iPhone dan Apple Watch.
Akuisisi ini diperkirakan akan selesai tahun depan, tergantung pada persetujuan regulasi dan pencapaian tonggak penempatan satelit tertentu oleh Globalstar.
(lom/dmi)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
3
















































