Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal bakal menjamu Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (6/5) pukul 02.00 WIB dini hari. Emirates Stadium akan menjadi panggung penentu.
Hasil imbang 1-1 di leg pertama telah terukir di Riyadh Air Metropolitano. Kini giliran Meriam London yang memegang kendali saat tampil di hadapan publik sendiri.
Posisi Arsenal di leg kedua terbilang sedikit menguntungkan. Selain keuntungan bermain di markas, ada sejumlah faktor lain yang menjadi 'pertanda' laga nanti berpeluang milik The Gunners.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Liga Inggris, Arsenal saat ini kembali memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin atas Manchester City.
The Citizens terpeleset pada Selasa (5/5) dini hari. Hasil imbang melawan Everton membuat tekanan kini berada di pundah Pep Guardiola dan anak asuhnya.
Sebelum duel kontra Atletico, Arsenal baru saja mengandaskan Fulham dengan skor telak 3-0. Kemenangan itu sekaligus menjadi pertanda bahwa pertahanan Meriam London kian solid dan kembali menemukan ritmenya.
Di laga leg pertama kontra Atletico, David Raya tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan gemilang. Tembok kokoh di bawah mistar itu jadi salah satu alasan The Gunners masih bisa tersenyum sepulang dari Madrid.
Arsenal juga punya catatan menawan kala menjamu tim-tim Spanyol di kandang saat menjalani kompetisi Eropa. Dari 15 pertandingan kandang menghadapi klub-klub asal Spanyol di kompetisi Eropa, Arsenal hanya satu kali menelan kekalahan.
Khusus menghadapi Atletico di Emirates Stadium di Liga Champions, catatannya bahkan lebih menyala. Terbilang jarang bersua di panggung UCL, satu-satunya lawatan Los Colchoneros ke Emirates terjadi di fase liga musim ini.
Saat itu Arsenal sedang garang-garangnya. Atletico pun dilibas empat gol tanpa balas. Itu jadi satu-satunya pertemuan di Stadion Emirates dalam ajang Liga Champions. Hasilnya, sangat meyakinkan bagi tuan rumah.
Di Liga Champions musim ini, Arsenal juga tercatat sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan sejak fase pertama. Delapan kemenangan beruntun di fase liga jadi bukti nyata.
Bayer Leverkusen dan Sporting Lisbon pun tak luput jadi korban yang disingkirkan di babak 16 besar dan perempat final.
Amunisi di lini serang tengah dalam kondisi mematikan. Viktor Gyokeres selaku juru gedor andalan, telah kembali ke puncak performa. Dalam dua laga terakhir, eks Sporting Lisbon itu telah mengemas tiga gol plus satu assist.
Bukayo Saka juga kembali menemukan sentuhannya usai absen di lima laga karena cedera. Di laga kontra Fulham, pemain sayap kanan itu langsung mencatatkan satu gol dan satu assist.
Baca lanjutan analisis ini di halaman selanjutnya>>>
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
5

















































