Jakarta, CNN Indonesia --
Lotte Chemical Indonesia (LCI) menurunkan produksi menjadi 60 persen dari kapasitas imbas ketersediaan bahan baku yang menipis gara-gara perang di Timur Tengah. Saat ini, stok bahan baku disebut hanya bisa bertahan sampai beberapa bulan ke depan.
Corporate Planning General Manager LCI Lee Dae Lo mengatakan dengan ketersediaan stok saat ini tidak memungkinkan beroperasi penuh 100 persen. Padahal, perusahaan sudah ada komitmen kerja sama dengan mitra yang harus dipenuhi.
"Di tengah perang ini, kita produksi hanya 60 persen. Kita tetap berusaha untuk beroperasi minimum untuk industri Indonesia," ujar Lee dalam Media Gathering di Living Stone SCBD, Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, saat ini bahan baku Lotte untuk pembuatan bahan dasar plastik seperti etilena, polietilena (PE), dan polipropilena (PP) berasal dari nafta impor di mana pembeliannya 100 persen dari kawasan Timur Tengah.
Oleh sebab itu, saat terjadi perang di kawasan tersebut, bahan baku Lotte sangat terdampak. Saat ini, perusahaan tengah menjalin komunikasi dengan beberapa negara lainnya untuk memenuhi stok nafta.
"Hampir 100 persen (bahan baku) kita beli dari Timur Tengah, tapi sekarang kita lagi jalin komunikasi untuk membeli bahan baku dari Singapura, Malaysia, dan bahkan Afrika, Nigeria," jelasnya.
Begitu juga dengan bahan baku dari LPG juga mengalami kendala imbas perang. Oleh sebab itu, di tengah kondisi ini, Lotte berkomitmen untuk terus berupaya menjaga stabilitas pasokan bagi industri hilir dan manufaktur nasional dengan mengurangi produksi.
Sebelumnya, Direktur Management Support PT Lotte Chemical Indonesia Cho Jin-Woo mengatakan akan memprioritaskan alokasi persediaan produk dan kapasitas produksi yang tersedia untuk pasar domestik Indonesia.
Distribusi pasokan dilakukan secara terukur guna menjaga stabilitas industri hilir nasional.
"Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, prioritas utama kami adalah menjaga keberlangsungan pasokan bagi industri dalam negeri. LCI terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap pelanggan, sekaligus mendukung stabilitas sektor manufaktur nasional," pungkasnya.
(ldy/sfr)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
11

















































