Jakarta, CNN Indonesia --
Seiring bertambahnya usia, kamu sudah harus mulai memperhatikan kandungan kolesterol dalam makanan, termasuk ikan. Soalnya, ini sangat berpengaruh pada kesehatan jantung.
Pada dasarnya, kolesterol terbagi menjadi dua, yaitu LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol 'jahat' dan HDL (high-density lipoprotein) atau kolesterol 'baik'.
Menurut WebMD, kadar LDL yang tinggi dapat berdampak negatif bagi kesehatan, khususnya jantung. Kolesterol dapat menumpuk dan membentuk plak di dinding pembuluh darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penumpukan plak menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi terhambat dan meningkatkan risiko serangan jantung atau strok.
Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk membatasi asupan kolesterol dari makanan tidak lebih dari 300 miligram (mg) per hari.
Seafood dan ikan yang mengandung kolesterol paling tinggi
Salah satu sumber kolesterol dari makanan yaitu ikan dan sejumlah seafood lainnya. Meski banyak orang menganggap makanan laut sehat, beberapa jenis seafood justru mengandung kolesterol yang cukup tinggi.
Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini daftar lima seafood dan ikan yang mengandung kolesterol paling tinggi yang sebaiknya kamu batasi konsumsinya.
1. Sarden
Sarden merupakan salah satu jenis seafood dengan kadar kolesterol yang cukup tinggi. Dalam setiap satu ons sarden, terdapat sekitar 40 mg kolesterol.
Karena porsi konsumsi sarden biasanya lebih dari satu ons, asupan kolesterol dari sarden bisa dengan mudah bertambah banyak jika tidak dikontrol.
2. Udang
Ilustrasi. Udang, salah satu seafood yang tinggi kolesterol. (iStockphoto/nerudol)
Meski udang dikenal sebagai makanan rendah lemak, kandungan kolesterolnya cukup tinggi. Dalam satu porsi udang seberat 4 ons, terdapat sekitar 170 mg kolesterol.
Jumlah tersebut sudah lebih dari setengah batas konsumsi harian yang dianjurkan. Oleh karena itu, konsumsi udang perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.
3. Cumi-cumi
Mengutip Healthline, satu porsi cumi-cumi mentah seberat 3 ons mengandung sekitar 198 mg kolesterol.
Selain itu, cumi-cumi juga mengandung protein tinggi dan lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan ganda.
Tapi, ketika cumi-cumi digoreng dan diolah jadi masakan, kandungan lemak jenuh dan total lemaknya meningkat, yang bisa berdampak buruk bagi kadar kolesterol.
4. Lobster
Lobster mengandung sekitar 20 mg kolesterol dalam porsi 3 ons, yang setara dengan 60 persen dari kebutuhan harian kolesterol. Meskipun kadar kolesterolnya sedikit di atas rata-rata, lobster sendiri tidak terlalu berpengaruh besar terhadap kadar kolesterol darah.
Hanya saja, lobster biasanya disajikan dengan mentega leleh atau saus berbasis mayones yang kaya lemak jenuh, sehingga meningkatkan risiko kolesterol tinggi jika dikonsumsi berlebihan.
5. Salmon
Menukil Business Insider, fillet salmon Atlantik seberat 7 ons mengandung 109 mg kolesterol dan 6,04 gram (g) lemak jenuh.
Meski mengandung lemak jenuh, salmon kaya akan omega-3 yang bermanfaat menurunkan trigliserida darah dan mengurangi risiko gangguan irama jantung.
Jadi, meskipun kolesterolnya cukup tinggi, konsumsi salmon dalam jumlah wajar justru dapat memberikan manfaat kesehatan jantung.
Makanan laut dan ikan yang mengandung kolesterol paling tinggi memang perlu dibatasi agar tidak meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.
Tapi, bukan berarti kamu harus menghindari seafood sepenuhnya. Kuncinya adalah mengatur porsinya dan memperhatikan cara pengolahan agar tetap sehat.
(rea/asr)