BMKG Ungkap Daftar Kota Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

4 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah kota besar Indonesia berpotensi diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat hari ini, Selasa (19/5). Simak prediksinya.

BMKG, dalam unggahan di akun Instagram-nya, mengatakan saat ini sirkulasi siklonik terbentuk di Samudra Hindia barat Sumatra Utara, Laut Jawa bagian timur, dan di Samudra Pasifik timur laut Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Hindia barat Aceh, Sumatra Utara, Jawa Timur, NTB, NTT, Laut Halmahera, Samudra Pasifik utara Maluku Utara, serta di sekitar sirkulasi siklonik tersebut.

Daerah konvergensi lain juga diprakirakan terbentuk di sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatra Utara, Laut Flores, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, NTB, NTT, Maluku, Laut Halmaera, hingga Papua Selatan.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi," kata Prakirawan BMKG Bintari, dikutip Senin (18/5).

Menurut BMKG, wilayah-wilayah seperti NTB, NTT, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara perlu meningkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat dinamika atmosfer tersebut.

Sementara itu, Potensi hujan sedang hingga lebat berada di beberapa wilayah seperti sebagian besar Sumatara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, dan sebagian besar Papua.

Sebelumnya, BMKG juga memprakirakan pada beberapa hari ke depan, dinamika atmosfer masih dipengaruhi oleh beberapa fenomena gelombang tropis.

Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur diprediksi aktif di sebagian Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, sedangkan Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat diprakirakan aktif di Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Kombinasi berbagai dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan suplai uap air dan mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah yang dilaluinya.

(dmi/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |