Jakarta, CNN Indonesia --
Nvidia akan meningkatkan investasi di Taiwan menjadi US$150 miliar per tahun. Bagi Nvidia, Taiwan sudah menjadi "pusat revolusi AI", dan dari sana ekosistem perusahaan berdiri untuk memenuhi kebutuhan pasar global.
Jensen Huang, kepala eksekutif perusahaan Nvidia mengatakan bahwa Taiwan sedang berkembang pesat, dan investasi Nvidia akan mendorong ekosistem yang luar biasa bagi Nvidia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taiwan menjadi pusat dalam pembuatan semikonduktor yang digunakan untuk melatih dan mendukung sistem kecerdasan buatan (AI), dan merupakan rumah bagi raksasa produksi chip TSMC dan Foxconn.
"Empat tahun lalu, lima tahun lalu, Nvidia menghabiskan sekitar US$10, US$15 miliar per tahun di Taiwan," kata Huang di Taipei tempat perusahaan membangun kantor baru mengutip AFP, Rabu (27/5).
"Sekarang, kami akan menghabiskan US$100 hingga US$150 miliar di Taiwan setiap tahun," ucap Huang.
Untuk diketahui, perekonomian Taiwan melonjak tahun lalu berkat ekspor perangkat keras AI yang meroket, dan berbagai sektor industri yang berkembang pesat di seluruh dunia.
Nvidia sendiri menjadikan Taiwan sebagai pusat infrastruktur dan rantai pasok utama AI global.
Investasi Nvidia di Taiwan difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, pengembangan superkomputer, serta pusat riset dan pengembangan.
(mik/mik)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
6

















































