Cara Menampung Air Hujan di Rumah dan Alat yang Dibutuhkan

2 hours ago 5

CNN Indonesia

Kamis, 23 Apr 2026 16:00 WIB

Mengetahui cara menampung air hujan di rumah dapat dipraktikkan sebagai solusi sekaligus langkah bijak dalam mengelola sumber daya air. Ilustrasi. Cara menampung air hujan di rumah dan alat yang dibutuhkan. (Istockphoto/FeelPic)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Air hujan yang ditampung dan dikelola sedemikian rupa bisa bermanfaat dan digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Maka, mengetahui cara menampung air hujan di rumah dapat dipraktikkan sebagai salah satu solusi sekaligus langkah bijak dalam mengelola sumber daya air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Banyak keuntungan dari menampung air hujan. Misalnya, mengurangi pemakaian air dari sumber utama, meminimalkan risiko pencemaran air yang diakibatkan oleh pestisida, hingga memberi menambah cadangan air di rumah.


Alat yang dibutuhkan untuk menampung air hujan

Nah, sebelum mengetahui cara menampung air hujan, ada baiknya menyiapkan terlebih dahulu alat-alat yang diperlukan. Apa saja?

1. Pipa dan keran

Alat pertama yang mesti disiapkan adalah pipa dan keran. Fungsi keduanya sebagai penghubung antara air dari talang ke media penyimpanan, misalnya tangki. Ukuran pipa dapat disesuaikan, begitu pula pilihan model kerannya.


2. Tangki air

Tangki berfungsi untuk menampung air. Adapun ukuran tangki bisa pula disesuaikan dengan kebutuhan. Sementara secara material, pilihannya bisa yang berbahan plastik dan nantinya disimpan di area bawah atau sekitar talang dengan tujuan untuk menampung air hujan.


3. Saluran air

Hal lainnya yang dibutuhkan untuk menampung air hujan adalah memerhatikan saluran air, salah satunya meliputi talang berbahan aluminium atau bahan PVC.


Cara menampung air hujan di rumah

Berikut cara menampung air hujan di rumah yang sederhana tetapi efeknya bisa sangat bermanfaat.


1. Pasang pipa

Gali parit seandainya pipa bakal dipasang di bawah tanah. Namun, kamu bisa juga memasang pipa di area permukaan tanah.

Perlu diperhatikan pipa yang akan dipasang sebaiknya berada di tingkat kemiringan satu arah supaya tidak terjadi penumpukan sedimen di titik yang sulit dibersihkan. Setelah itu, sambungkan memakai konektor pipa yang sesuai.

2. Pemasangan tangki

Selanjutnya adalah memasang tangki air. Jika dirasa perlu, bikin dudukan tangki agar tampak kokoh. Letakkan tangki di atas dudukan dan pastikan tidak goyah.

Apabila dirasa perlu, siapkan sistem luapan dan jika tangki berada dalam bak, siapkan pula sistem pembuangan atau drainase yang memadai. Di sinilah pentingnya mempertimbangkan ukuran tangki agar dapat dipantau seandainya air sudah tertampung penuh.


3. Menghubungkan pipa ke tangki

Terakhir, hubungkan pipa yang telah dirancang ke tangki kemudian pasang keran di ujung pipanya. Untuk menghindari air tampungan yang membludak, alangkah lebih baik untuk memasang indikator ketinggian air pada tangki.

Itulah cara menampung air hujan di rumah yang bisa diaplikasikan. Dengan cara atau instalasi yang tepat, sistem penampungan air hujan ini bisa bekerja lebih optimal, aman, dan mudah dipantau.

(hdr/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |