Garuda Indonesia Buka Suara Usai Kehilangan Status Maskapai Bintang 5

3 hours ago 2

CNN Indonesia

Kamis, 12 Mar 2026 20:15 WIB

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi turun kasta dalam penilaian lembaga pemeringkat internasional, Skytrax, menjadi maskapai bintang empat. Ilustrasi pesawat maskapai Garuda Indonesia. (PASCAL PAVANI / AFP)

Jakarta, CNN Indonesia --

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi turun kasta dalam penilaian lembaga pemeringkat internasional, Skytrax. Predikat maskapai bintang lima yang selama ini disandang Garuda kini berganti menjadi bintang empat.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Garuda Indonesia menyatakan bahwa perubahan rating ini merupakan refleksi dari proses transformasi besar-besaran yang tengah dijalankan perusahaan. Tahun 2026 disebut sebagai tahun krusial untuk memperkuat fondasi layanan dan operasional.

"Garuda Indonesia memahami hal tersebut sebagai bagian dari refleksi atas fase transformasi. Tahun 2026 akan kami perkuat melalui berbagai inisiatif penguatan landasan aspek layanan," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (12/3), seperti dilansir Detik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajemen menjelaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menyehatkan kinerja keuangan dan memastikan keberlanjutan usaha. Peningkatan kualitas layanan akan dilakukan secara bertahap seiring dengan perbaikan tata kelola perusahaan yang lebih sehat dan adaptif.

Garuda mengeklaim tengah menyusun peta jalan (roadmap) komprehensif untuk menyegarkan berbagai titik layanan penumpang (touch points), di antaranya:

- Layanan Bandara: Penyegaran pada ground service dan perbaikan fasilitas ruang tunggu (lounge revamp).
- Pengalaman Kabin: Peningkatan kualitas layanan selama penerbangan (inflight service) dan pengembangan platform digital.
- Sentuhan Khas: Konsistensi pada pendekatan 5 senses experience (penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, dan sentuhan) yang menjadi identitas Garuda.

Pihak Garuda menyadari bahwa mengembalikan kualitas layanan ke standar tertinggi memerlukan waktu dan implementasi yang terukur.

Meski begitu, perusahaan tetap optimistis dapat kembali bersaing di kancah global sebagai national flag carrier yang lebih kompetitif.

"Melalui implementasi transformasi yang disiplin dan terukur, Garuda Indonesia optimistis dapat memperkuat posisinya di kancah global," tutup pernyataan tersebut.

Penurunan rating ini menjadi tantangan besar bagi Garuda di tengah upaya bangkit pasca-restrukturisasi, sekaligus menjadi pengingat pentingnya konsistensi dalam menjaga kualitas layanan premium bagi para penumpang setianya.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |