Genjot Pariwisata Halal, Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim 2025

8 hours ago 3

CNN Indonesia

Jumat, 06 Mar 2026 12:30 WIB

Berkat keseriusannya, Hong Kong dinobatkan sebagai Destinasi Ramah Muslim Paling Menjanjikan dalam penghargaan Halal in Travel Awards 2025. Berkat keseriusannya, Hong Kong dinobatkan sebagai Destinasi Ramah Muslim Paling Menjanjikan dalam penghargaan Halal in Travel Awards 2025. (Foto: ANTARA/HO)

Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi pelancong muslim, mencari destinasi yang aman dan nyaman sekaligus tetap mengedepankan ibadah selama liburan adalah pertimbangan penting.

Memang tidak semua negara tergolong muslim-friendly, tetapi sebenarnya ada destinasi yang menjanjikan fasilitas ramah muslim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah destinasi atau negara dapat dibilang ramah wisatawan Muslim apabila di sana memiliki akses dan fasilitas untuk beribadah serta menerapkan gaya hidup halal.

Seperti tempat ibadah masjid dan musala, kuliner halal, tempat wisata dan aktivitas liburan yang tidak dilarang dalam Islam, hingga akomodasi yang ramah Muslim.

Momen liburan akan lebih menyenangkan dan merasa tenang jika destinasi yang dikunjungi memudahkan pelancong Muslim. Setelah jalan-jalan di tempat wisata, bisa mudah menemukan tempat ibadah ketika memasuki waktu salat.

Begitupun ketika mencari makanan, tak perlu cemas karena bahan makanan yang digunakan sudah halal.

Hong Kong, Daerah Administratif Khusus (SAR) di China menjadi salah satu negara di dunia yang mengembangkan pariwisatanya untuk menjadi destinasi ramah Muslim.

Hong Kong juga baru dinobatkan sebagai Destinasi Ramah Muslim Paling Menjanjikan tahun ini dalam penghargaan Halal in Travel Awards 2025.

Kini liburan di Hong Kong bukan hanya bisa menikmati banyak destinasi menarik, tetapi juga lebih menyenangkan karena peningkatan fasilitas pariwisatanya yang ramah Muslim.

Bagi pelancong Muslim, mencari destinasi yang aman dan nyaman untuk tetap mengedepankan nilai keagamaan selama liburan adalah pertimbangan penting. Tidak semua negara tergolong muslim-friendly, tetapi sudah ada destinasi yang diklaim sebagai tujuan ramah Muslim paling menjanjikan.Regional Director Southeast Asia, Hong Kong Tourism Board, Liew Chian Jia dalam acara Ngabuburit & Buka Bersama HKTB. (CNN Indonesia/Sashikirana)

Regional Director Southeast Asia, Hong Kong Tourism Board (HKTB), Liew Chian Jia, juga mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut juga didukung dengan posisi kuat Hong Kong dalam Global Muslim Travel Index (GMTI).

Dalam laporan GMTI, Hong Kong menempati peringkat pertama sebagai destinasi wisata ramah Muslim yang mudah diakses, peringkat kedua dalam keamanan bagi pelancong wanita Muslim, dan peringkat ketiga di antara destinasi non-OKI (Organisasi Kerja Sama Islam).

"Selama beberapa tahun terakhir, kami telah bekerja sama dengan para pemangku kepentingan pariwisata Hong Kong untuk meningkatkan fasilitas ramah Muslim. Mulai dari menambah pilihan tempat makan bersertifikat halal hingga meningkatkan akses ke fasilitas ibadah dan akreditasi untuk hotel-hotel ramah Muslim di Hong Kong," jelas Liew Chian Jia di DoubleTree by Hilton Jakarta - Diponegoro, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (5/3) dalam acara Ngabuburit & Buka Bersama HKTB.

Hong Kong diklaim sebagai destinasi yang Muslim-friendly karena fasilitasnya yang sangat memudahkan pelancong Muslim, mulai dari akomodasi, restoran, hingga destinasi wisatanya.

Dalam acara yang sama, Manager Trade Representative HKTB, Fajar Intan memberikan pembaruan fasilitas ramah Muslim yang ada di Hong Kong.

Dari segi akomodasi, kini Hong Kong memiliki 59 hotel yang Muslim-friendly Services. Salah duanya adalah hotel The Mira Hong Kong dan Kowloon Shangri-La yang dinobatkan sebagai Hotel Ramah Muslim tahun ini.

Sedangkan dari segi kuliner dan restoran ramah Muslim, Hong Kong menawarkan pilihan 195 muslim restaurant yang telah bersertifikasi halal. Jadi, pelancong tak perlu khawatir untuk icip-icip kuliner lezat hingga fine dining halal di sana.

"Ada beberapa menu ataupun restoran-restoran terbaru di Hong Kong. Termasuk di Lantau Island, ada La Rosabelle Seafood Restaurant, di mana ini baru saja mendapatkan sertifikasi halal. Tempatnya juga menarik karena dapat menampung kurang lebih 300 pax," kata Fajar.

Jika mencari atraksi yang ramah Muslim di Hong Kong, bisa berkunjung ke Hong Kong Convention and Exhibition Centre dinobatkan sebagai Pusat Konvensi dan Pameran Ramah Muslim. Selain itu, Ngong Ping 360 juga terpilih sebagai Atraksi Ramah Muslim Tahun Ini.

Dengan meningkatnya fasilitas pariwisata muslim-friendly di Hong Kong, banyak pelancong Muslim yang menjadikan Hong Kong sebagai tujuan utama. Pada tahun 2025, Hong Kong menyambut 49,9 juta wisatawan, angka ini naik 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Wisatawan Indonesia disebut sebagai salah satu pasar utama Hong Kong di Asia Tenggara. Pelancong Indonesia menyumbang 382 ribu kunjungan di Hong Kong pada 2025.

(ana/fef)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |