CNN Indonesia
Kamis, 12 Mar 2026 08:15 WIB
Ilustrasi. Hari Ginjal Sedunia dirayakan setiap minggu kedua bulan Maret. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Hari Ginjal Sedunia atau World Kidney Day 2026 diperingati pada Kamis, 12 Maret 2026. Peringatan tahunan ini menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini.
Hari Ginjal Sedunia sendiri diperingati setiap tahun pada hari Kamis kedua di bulan Maret. Peringatan ini melibatkan berbagai negara, organisasi kesehatan, tenaga medis, hingga komunitas pasien.
Tahun ini, Hari Ginjal Sedunia mengusung tema "Kesehatan Ginjal untuk Semua, Merawat Manusia, Melindungi Planet" (Kidney Health for All - Caring for People, Protecting the Planet). Tema tersebut menyoroti hubungan erat antara kesehatan ginjal manusia dan kondisi lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ahli kesehatan menilai faktor lingkungan seperti polusi udara, paparan bahan kimia, hingga suhu panas ekstrem dapat berdampak pada kesehatan ginjal. Karena itu, menjaga lingkungan sekaligus menjadi bagian dari upaya melindungi kesehatan manusia.
Berbagai kegiatan biasanya digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit ginjal. Mulai dari penyuluhan kesehatan, seminar awam, hingga pemeriksaan atau skrining ginjal gratis yang diadakan oleh rumah sakit, kampus, dan lembaga kesehatan.
Tujuannya adalah mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan ginjal, sekaligus meningkatkan deteksi dini penyakit ginjal yang sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.
Penyakit ginjal masih jadi masalah global
Secara global, penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) masih menjadi masalah kesehatan serius. Diperkirakan lebih dari 788 juta orang dewasa di seluruh dunia hidup dengan penyakit ini.
Yang menjadi tantangan, banyak penderita tidak menyadari kondisi tersebut hingga penyakit sudah berada pada tahap lanjut. Padahal, deteksi dini dapat membantu memperlambat kerusakan ginjal dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Karena itu, kampanye Hari Ginjal Sedunia menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, atau riwayat keluarga dengan penyakit ginjal.
Menjaga kesehatan ginjal sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Beberapa langkah sederhana yang disarankan antara lain:
• Mencukupi kebutuhan cairan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
• Mengurangi konsumsi garam yang dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani ginjal.
• Menjaga berat badan ideal melalui pola makan seimbang.
• Tetap aktif secara fisik dengan rutin berolahraga.
• Berhati-hati menggunakan obat bebas, terutama obat pereda nyeri tertentu yang dapat berdampak pada ginjal jika digunakan berlebihan.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan untuk memastikan fungsi ginjal tetap dalam kondisi baik.
Melalui peringatan Hari Ginjal Sedunia 2026, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kesehatan ginjal bukan hanya soal gaya hidup, tetapi juga bagian dari upaya melindungi kesehatan manusia dan lingkungan secara bersamaan.
(tis/tis)

2 hours ago
2
















































