Hati-hati, Ini 7 Kebiasaan yang Bikin IQ Turun

3 hours ago 8

CNN Indonesia

Selasa, 28 Apr 2026 08:20 WIB

Tanpa disadari, sejumlah rutinitas yang tampak sepele justru berpotensi mengikis ketajaman kognitif Anda hingga bisa menurunkan IQ. Ilustrasi IQ yang dimiliki manusia. (iStockphoto/metamorworks)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Skor IQ (intelligence quotient) atau kecerdasan intelektual bagi sebagian orang tidak jarang dianggap sebagai angka yang statis.

Padahal, kecerdasan yang mencakup kemampuan berpikir, mengingat, hingga mengolah informasi ini sangat dipengaruhi oleh proses pembelajaran dan pola hidup sehari-hari.

Tanpa disadari, sejumlah rutinitas yang tampak sepele justru berpotensi mengikis ketajaman kognitif Anda hingga bisa menurunkan IQ.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Stres Kronis

Stres bukan sekadar masalah suasana hati. Tekanan mental yang berkepanjangan memicu perubahan hormon yang berdampak buruk pada fungsi otak. Melansir Prevention, stres kronis tidak hanya menurunkan skor IQ, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti Alzheimer.

2. Membiarkan Berat Badan Berlebih

Masalah berat badan ternyata berkorelasi dengan ketajaman otak. Penelitian dalam American Journal of Epidemiology mengungkapkan adanya hubungan antara obesitas dengan penurunan kinerja kognitif.

Kondisi berat badan berlebih, terutama pada masa paruh baya, dapat melemahkan kemampuan intelektual seseorang saat memasuki usia dewasa.

3. Kebiasaan 'Multi-tasking' (Termasuk Makan Sambil Menonton)

Banyak orang merasa produktif saat melakukan banyak hal sekaligus, padahal multi-tasking justru menghambat proses pengolahan informasi di otak.

Kebiasaan sederhana seperti makan sembari menonton film atau bermain media sosial dapat mengganggu fokus dan fungsi kognitif. Otak manusia pada dasarnya tidak dirancang untuk memproses beberapa tugas berat secara bersamaan.

4. Terpapar Asap Rokok

Zat beracun dalam asap rokok, baik bagi perokok aktif maupun pasif, sangat berbahaya bagi otak. Karbon monoksida yang terhirup akan menggantikan posisi oksigen dalam darah, sehingga pasokan nutrisi ke otak berkurang. Dampaknya, komunikasi antar sel otak terganggu dan kemampuan menyimpan informasi pun melemah.

5. Menonton TV Terlalu Lama

Menonton televisi adalah aktivitas pasif yang tidak membutuhkan upaya intelektual. Jika dilakukan berlebihan, kebiasaan ini membuat otak seolah 'mati rasa' dan malas berpikir.

Melansir Exploring Your Mind, paparan TV yang terlalu sering dapat menurunkan tingkat kecerdasan karena otak tidak diberikan stimulasi yang cukup untuk aktif bekerja.

6. Kurang Waktu Istirahat

Tidur berkualitas adalah fondasi utama kesehatan otak. Saat tidur, otak bekerja memahami informasi baru dan memperkuat memori. Kurang tidur secara konsisten akan membuat Anda sulit memahami hal baru dan menurunkan kemampuan daya ingat secara signifikan.

7. Konsumsi Gula Berlebih

Asupan gula tambahan yang terlalu tinggi dapat menghambat cara kerja otak. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih selama enam minggu berturut-turut menyebabkan penurunan kemampuan belajar dan menghafal. Gula yang berlimpah dalam darah mengganggu sinyal antar-sel otak yang diperlukan untuk berpikir jernih.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |