Jakarta, CNN Indonesia --
Honda akan mengimpor mobil listrik mereka yang diproduksi di China, e:NS2, untuk dijual di Jepang dengan nama Insight. Hal ini membangkitkan kembali nama Insight setelah generasi ketiganya setop produksi pada 2022.
Langkah Honda membawa mobil produksinya dari China ke Jepang ditujukan untuk memenuhi jajaran produk dalam negerinya yang saat ini hanya terdiri dari segmen kei car.
Automotive World menjelaskan impor ini juga dinilai sebagai strategi Honda memanfaatkan kapasitas produksi di China yang terancam akibat penurunan penjualan di negara itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spesifikasi Insight yang akan dihadirkan di Jepang memang belum diumumkan, tetapi mobil sama dengan nama e:N2 di luas pasar China, salah satunya Thailand, mengusung satu motor listrik berkapasitas 68,8 kWh yang mampu menghasilkan tenaga 150 kW dan torsi 310 Nm.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jarak tempuh maksimum e:N2 mencapai 530 km (NEDC), sedangkan Insight dikabarkan memiliki jarak tempuh di atas 500 km (WLTP). Mobil ini memiliki dimensi panjang 4,788 mm, lebar 1,838 mm, dan tinggi 1,570 mm.
Dari segi tampilan, desain mobil ini terbilang ikonik dengan lampu LED daytime running berbentuk panah yang menyatu membentuk huruf H. Bagian belakang didesain agar serasi dengan lampu lebar menyatu yang modern.
Interior Insight baru dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dengan posisi mengemudi yang tinggi dan kursi belakang dapat direbahkan. Mobil ini juga dilengkapi diffuser aroma bawaan dengan enam pilihan aroma berbeda.
Honda akan menjual generasi terbaru Insight di Jepang pada tahun ini. Model ini merupakan kembaran e:NS2 yang diimpor dari China. (Honda)
Belum ada informasi terkait penambahan fitur keselamatan untuk Insight, tetapi e:N2 dilengkapi dengan tujuh airbag, kontrol stabilitas, dan rangkaian lengkap fitur bantuan pengemudi Honda Sensing.
Fitur-fitur ini meliputi pengereman darurat otomatis, kontrol jelajah adaptif dengan fungsi berhenti dan jalan, bantuan menjaga jalur, mitigasi keluar jalur, dan lain-lain.
Di Thailand, e:N2 dibanderol dengan harga THB1,4 juta atau sebesar Rp746,3 juta (kurs Rp533,12). Meski begitu, detail harga Insight yang akan dipasarkan di Jepang masih harus menunggu keterangan resmi.
(iqb/fea)

4 hours ago
1
















































