Jakarta, CNN Indonesia --
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (3/3).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG diperkirakan masih berada dalam fase koreksi yang terbatas sebelum kembali menguat.
"Posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (c) dari [x] pada label hitam, sehingga koreksi IHSG diperkirakan akan cenderung terbatas untuk menguji 7.945-7.984 dan berpeluang kembali menguat ke 8.437-8.638," ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, indeks berpotensi turun lebih dulu ke kisaran 7.945-7.984 sebelum berbalik menguat menuju 8.437-8.638.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.970, 7.861 dan resistance 8.170, 8.306 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni HRTA, EXCL, PSAB, dan BMRI.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham kini berada di titik penentuan di kisaran 7.989.
Jika level ini ditembus, pelemahan dapat berlanjut ke 7.835. Namun bila mampu bertahan, indeks berpeluang berbalik arah dan menguat.
"IHSG saat ini menguji support Fibonacci 7.989, dengan potensi adanya ekstensi koreksi menuju 7.835 jika level tersebut ditembus. Sementara itu, rebound bisa segera terjadi jika level 7.989 tetap bertahan atau setidaknya penutupan harian masih di atas level tersebut," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.989, 7.835, dan 7.680 dan resistance 8.269, 8.363, 8.527, dan 8.812 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni CPIN, INKP, ISAT, PTBA, dan TLKM.
IHSG ditutup di level 8.016 pada Senin (2/3) sore. Indeks saham melemah 218 poin atau anjlok 2,65 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp29,83 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 56,6 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 108 saham menguat, 671 terkoreksi, dan 41 lainnya stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/pta)

5 hours ago
1















































