CNN Indonesia
Jumat, 27 Feb 2026 12:30 WIB
Putra sulung Angelina Jolie dan Brad Pitt, Maddox, resmi membuang nama belakang sang ayah dalam kredit film terbaru. (Getty Images via AFP/Emma Mcintyre)
Jakarta, CNN Indonesia --
Putra sulung dari mantan pasangan Angelina Jolie dan Brad Pitt, Maddox, resmi menanggalkan nama belakang sang ayah dalam kredit film terbaru ibunya yang berjudul Couture.
Dalam proyek tersebut, seperti diberitakan Entertainment Weekly pada Kamis (26/2), pemuda berusia 24 tahun itu menjabat sebagai asisten sutradara ketiga dan tercatat menggunakan nama Maddox Jolie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah tersebut menandai perubahan dari 2024 saat ia masih menyertakan nama Pitt, Maddox Chvan Jolie-Pitt, saat bekerja sebagai asisten produksi dalam film Maria yang juga dibintangi Angelina Jolie.
Maddox memang telah lama terlibat dalam berbagai proyek layar lebar orang tuanya. Ia pernah jadi produser eksekutif film First They Killed My Father (2017), peserta pelatihan di kru film By the Sea (2015), hingga muncul sebagai kameo saat masih kecil dalam film Pitt, World War Z (2013).
Kini, keterlibatan Maddox dalam Couture menjadi sorotan bukan hanya karena kariernya, melainkan karena pilihan identitasnya.
Keputusan Maddox mengikuti jejak saudara-saudaranya yang lain. Shiloh sebelumnya secara resmi mengajukan permohonan hukum untuk menghapus nama Pitt saat berusia 18 tahun, langkah yang disebut pengacaranya sebagai keputusan independen setelah melewati peristiwa menyakitkan.
Begitu pula dengan Zahara yang memperkenalkan dirinya sebagai Zahara Marley Jolie saat bergabung perkumpulan mahasiswi di kampusnya, serta Vivienne yang tercatat hanya dengan nama belakang Jolie dalam produksi musikal Broadway The Outsiders.
Pergeseran identitas anak-anak mereka terjadi seiring dengan rampungnya proses perceraian panjang antara Jolie dan Pitt pada akhir 2024.
Angelina Jolie dan Brad Pitt sebelumnya memulai hubungan asmara mereka pada tahun 2005 setelah bertemu di lokasi syuting film Mr. and Mrs. Smith.
Mereka menikah pada tahun 2014, tetapi Jolie mengajukan gugatan cerai dua tahun kemudian, setelah dugaan insiden 2016 dengan klaim Brad Pitt melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya dan anak-anak mereka di pesawat pribadi.
Meskipun FBI menyelidiki insiden tersebut, biro tersebut kemudian mengumumkan bahwa mereka menghentikan penyelidikan dalam laporan 2022. Tidak ada tuntutan yang diajukan terhadap Pitt.
Selain itu, Associated Press melaporkan bahwa investigasi layanan perlindungan anak pada 2016 tidak menemukan adanya kekerasan.
Kedua aktor tersebut menyelesaikan perceraian mereka dalam sebuah kesepakatan pada akhir 2024.
"Ini hanyalah satu bagian dari proses panjang yang dimulai delapan tahun lalu," kata pengacara Jolie, James Simon, kepada EW saat itu. "Terus terang, Angelina lelah, tetapi dia lega bagian ini telah berakhir."
GQ kemudian bertanya kepada Pitt apakah dia merasa lega dengan penyelesaian perceraian tersebut. "Tidak, saya rasa itu bukan hal yang besar," kata Pitt kepada media tersebut. "Hanya sesuatu yang terwujud. Secara hukum."
(chri)

2 hours ago
2
















































