IMF Sebut RI 'Cahaya' Ekonomi Dunia di Tengah Ketidakpastian Global

4 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/ IMF) menilai Indonesia menjadi salah satu "cahaya" atau titik terang dalam perekonomian global di tengah tekanan dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Penilaian tersebut disampaikan Managing Director IMF Kristalina Georgieva dalam pertemuan IMF Spring Meetings pada Selasa, (14/4).

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Anton Pitono mengatakan apresiasi IMF dan investor global tidak lepas dari konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"IMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3 persen dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal," ujar Anton dalam keterangannya.

Bank Indonesia juga menilai perekonomian domestik tetap berada di jalur yang tepat, ditopang pertumbuhan yang solid, inflasi yang terkendali, serta intermediasi perbankan yang terus membaik.

"Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik," ujar Anton.

Selain itu, bauran kebijakan yang ditempuh dinilai semakin terintegrasi, mulai dari kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas, kebijakan makroprudensial guna mendorong pertumbuhan, hingga penguatan sistem pembayaran untuk mempercepat digitalisasi ekonomi.

Ke depan, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar, likuiditas, serta disiplin fiskal diyakini akan semakin memperkuat kepercayaan investor terhadap Indonesia.

"Secara keseluruhan, rangkaian pertemuan ini memperkuat keyakinan investor bahwa Indonesia tidak hanya berdaya tahan, tetapi juga semakin adaptif dan kredibel dalam menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tantangan global," jelas Anton.

Senada, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut investor global tetap menunjukkan minat kuat terhadap Indonesia, meski sempat muncul keraguan akibat isu fiskal.

"Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan kepada mereka untuk memastikan keraguan terhadap Indonesia dapat diklarifikasi," ujar Purbaya di New York, Senin (13/4).

Ia menegaskan, secara fundamental investor tidak meragukan kondisi ekonomi Indonesia. Setelah mendapatkan penjelasan langsung, investor dinilai dapat memahami arah kebijakan yang diambil pemerintah.

"Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa, dan karena mereka orang yang memahami, mereka dapat menerima bahwa penjelasan tersebut sesuai dengan teori-teori ekonomi," pungkasnya.

[Gambas:Youtube]

(lau/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |