Jamu Utusan Korsel, Menlu Iran Bergunjing Bongkar Kejelekan AS-Israel

4 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi mengatakan Amerika Serikat dan Israel jadi biang kerok perang di Timur Tengah dan ketegangan di Selat Hormuz.

Araghchi menyampaikan pernyataan itu saat bertemu utusan Menlu Korea Selatan untuk Iran Cha Byung Ha di Teheran, Rabu (23/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menlu Araghchi mengatakan agresi AS dan Israel adalah akar dari ketidakamanan di Teluk Persia dan Selat Hormuz," demikian pernyataan resmi pemerintah Iran di X.

Iran, lanjut pernyataan itu, telah mengambil langkah-langkah berdasarkan hukum internasional untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan nasional.

"Tanggung jawab atas konsekuensinya terletak pada pihak agresor," imbuh mereka.

[Gambas:Twitter]

Araghchi menurut pernyataan itu juga membeberkan secara rinci serangan AS-Israel ke Iran yang sudah berlangsung hampir dua bulan.

Menlu Iran ini lalu meminta komunitas internasional untuk bersikap tegas dan mengambil tindakan.

"[Iran] mendesak negara-negara untuk mengambil sikap yang jelas dan tegas dalam mengutuk serangan-serangan ini," demikian pernyataan pemerintah Iran.

AS dan Israel menggempur habis-habisan Iran sejak 28 Februari. Operasi ini menyebabkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga sipil lain tewas.

Di hari pertama operasi, Iran langsung meluncurkan serangan balasan ke Israel dan aset militer AS di negara-negara Teluk. Mereka juga membatasi akses secara ketat kapal yang berbendera atau berafiliasi dengan kedua negara yang sudah menyerangnya di Selat Hormuz.

Situasi di perairan Hormuz kian mengkhawatirkan usai AS turut memblokade kapal dari dan ke pelabuhan Iran. Imbas kondisi ini, sejumlah negara mulai mengalami krisis bahan bakar minyak.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |