Jakarta, CNN Indonesia --
Di tengah dinamika pasar global yang masih diliputi ketidakpastian, Jogja Financial Festival 2026 hadir sebagai ruang diskusi terbuka untuk memahami arah industri pasar modal secara lebih jernih dan terukur. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan informasi yang relevan bagi investor dan masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan terkini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa tekanan terhadap pasar modal saat ini tidak lepas dari pengaruh geopolitik global. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai bursa, termasuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami fluktuasi dalam beberapa waktu terakhir.
BEI menilai situasi ini bukan hal baru, karena pasar modal global pernah menghadapi kondisi serupa pada periode sebelumnya. Ketika kebijakan ekonomi dari Amerika Serikat muncul tanpa antisipasi yang cukup, tekanan terhadap pasar langsung terasa secara luas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai respons, BEI menegaskan kesiapan dalam menghadapi tekanan eksternal dengan tetap menjaga stabilitas pasar. Upaya ini juga dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan agar pelaku pasar memiliki pemahaman yang lebih kuat dalam mengambil keputusan investasi.
Pembahasan mengenai arah dan tantangan industri pasar modal akan menjadi salah satu fokus utama dalam Jogja Financial Festival 2026. PJS Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dijadwalkan hadir dalam sesi Business Talks bertema 'New Wealth Era: Market, Algorithm, and Money'.
Forum tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jogja Financial Festival yang akan berlangsung pada 22-23 Mei 2026 di Jogja Expo Center (JEC). Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaksi antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat dalam memahami perubahan lanskap keuangan.
Di samping diskusi, festival ini juga menghadirkan kelas edukasi keuangan yang dirancang untuk memberikan pemahaman praktis terkait investasi. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek dasar hingga strategi yang dapat dipertimbangkan dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis.
Jogja Financial Festival 2026 menggabungkan konsep talkshow, pameran, dan hiburan dalam satu rangkaian acara. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan audiens sekaligus menjaga minat masyarakat terhadap isu keuangan.
Sejumlah pengisi acara turut meramaikan kegiatan ini, di antaranya Kiky Saputri yang akan tampil dalam sesi stand up comedy. Penampilan musik juga akan diisi oleh Ari Lasso, Happy Asmara, serta Juicy Luicy.
Melalui rangkaian agenda tersebut, Jogja Financial Festival 2026 diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus refleksi atas perkembangan industri pasar modal. Kegiatan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memahami risiko dan peluang investasi secara lebih komprehensif di tengah situasi global yang terus berubah.
Masyarakat yang tertarik dapat turut hadir dalam Jogja Financial Festival 2026. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan berita terkini dapat diakses melalui kanal resmi.
(rir)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
10
















































