Jakarta, CNN Indonesia --
Kapal perang Iran yang tengah berlayar di Laut Sri Lanka tenggelam ditembak terpedo kapal selam Amerika Serikat (AS). Menewaskan 87 orang, insiden ini menandai meluasnya zona perang Iran vs AS dan Israel tak hanya di Timur Tengah.
Kapal Perang Iran itu bernama IRIS Dena. Kapal ini sedang dalam perjalanan pulang setelah berpartisipasi dalam International Fleet Review 2026 bulan lalu di kota pesisir Vishakapatnam, India timur.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan serangan ini merupakan serangan pertama kapal selam AS sejak Perang Dunia II.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebuah kapal selam Amerika menenggelamkan kapal perang Iran yang mengira dirinya aman di perairan internasional. Sebaliknya, kapal itu ditenggelamkan oleh torpedo," kata Hegseth seperti dilansir dari AFP.
Pentagon mengatakan salah satu tujuan utama perang adalah melumpuhkan angkatan laut Iran.
Caine mengklaim AS telah menghancurkan lebih dari 20 kapal angkatan laut Iran.
Sementara itu Angkatan Laut Sri Lanka mengatakan 87 jenazah ditemukan dan 32 pelaut diselamatkan dalam insiden tersebut.
Menurut pihak berwenang, Kapal IRIS Dena tenggelam di lokasi sekitar 75 km dari Galle di selatan Sri Lanka. Kapal tersebut sempat mengirimkan panggilan darurat antara pukul 6 dan 7 pagi pada Rabu (4/3). Kapal itu membawa sekitar 180 awak kapal.
Juru bicara angkatan laut Sri Lanka, Buddhika Sampath, mengatakan operasipenyelamatan tersebut sesuai dengan kewajiban maritim.
"Kami menanggapi panggilan darurat tersebut sesuai dengan kewajiban internasional kami, karena insiden ini berada di dalam area pencarian dan penyelamatan kami di Samudra Hindia," kata Sampath.
Selama ini pertempuran Iran yang dikeroyok AS dan Israel banyak terjadi di Timur Tengah. Serangan ke Iran direspons cepat dengan menyerang berbagai kepentingan AS di beberapa negara tetangga mereka.
Selain menyerang Tel Aviv, Iran juga menyerang beberapa pangkalan militer AS di Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, hingga pangkalan udara Inggris di Cyprus.
Kedutaan Besar AS di Kuwai dan Arab Saudi turut jadi sasaran Iran.
(tim/sur)

2 hours ago
2















































