Kenali 7 Ciri-Ciri Sakit Mata, Bisa Jadi Gejala Gangguan Lebih Serius

4 hours ago 2

CNN Indonesia

Senin, 02 Mar 2026 08:15 WIB

Ada beberapa ciri-ciri sakit mata yang perlu diperhatikan dan terkadang jadi gejala gangguan mata lebih serius. Apa saja itu? Ilustrasi. Ada beberapa ciri-ciri sakit mata yang perlu diperhatikan dan terkadang jadi gejala gangguan mata lebih serius. (Istockphoto/ViDi Studio)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketika kita mengalami mata merah, kering, atau bengkak, banyak orang yang menganggapnya sebagai gangguan mata biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun terkadang itu merupakan gejala atau ciri-ciri sakit mata yang lebih serius.

Adapun American Optometric Association (AOA), merekomendasikan agar orang berusia 18 hingga 64 tahun menjalani pemeriksaan mata minimal setahun sekali. Hal ini diperlukan untuk mencegah masalah penglihatan melalui deteksi dini penyakit mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemeriksaan mata melindungi kesehatan secara keseluruhan dengan memungkinkan dokter optometri mendeteksi lebih dari 270 kondisi kesehatan serius, termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit autoimun, dan kanker," kata Presiden AOA, Ronald Benner, melansir Very Well Health.

Ciri-ciri sakit mata yang perlu diwaspadai

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah ciri sakit mata yang perlu Anda waspadai:

1. Mata merah

Salah satu ciri-ciri sakit mata yang paling jelas, yaitu mata merah. Menurut WebMD, ketika teriritasi atau terinfeksi, permukaan putih mata dipenuhi pembuluh darah yang membesar. Itulah yang membuat mata tampak merah.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari kebanyakan begadang, kurang tidur, hingga alergi. Mata merah juga bisa jadi gejala dari kondisi lain, seperti konjungtivitis atau kerusakan akibat sinar matahari.

2. Sulit melihat di malam hari

Kalau Anda selalu merasa kesulitan mengemudi di malam hari atau susah berjalan di tempat gelap, mungkin Anda akan mengira sedang mengalami rabun senja. Namun sebenarnya itu adalah gejala penyakit lain.

Rabun jauh, katarak, hingga kekurangan vitamin A bisa menyebabkan terjadinya rabun senja yang bisa diobati oleh dokter. Beberapa orang memang terlahir dari masalah ini, tetapi kondisi ini juga bisa berkembang dari penyakit degeneratif yang melibatkan retina dan tak dapat diobati.

3. Sakit kepala

Pusing, terutama nyeri pada kepala, leher, dan wajah, biasanya indikasi dari tekanan emosional atau fisik. Misalnya, akibat stres atau tekanan darah tinggi.

Namun sakit kepala juga dapat dikaitkan dengan berbagai masalah mata. Beberapa di antaranya, yakni glaukoma sudut tertutup, kesalahan refraksi, migrain, hingga fotokeratitis.

4. Sensitif terhadap cahaya

Sensitif terhadap cahaya atau fotofobia, termasuk salah satu ciri sakit mata yang menunjukkan gejala penyakit tertentu. Fotofobia membuat Anda menyipitkan mata di tempat terang.

Pada kasus yang lebih parah, Anda bisa merasakan sakit bahkan ketika tidak terpapar cahaya apa pun.

Beberapa kondisi yang bisa membuat mata Anda lebih sensitif terhadap cahaya, antara lain katarak, abrasi kornea, alergi, keratokonus, migrain, hingga strabismus.

5. Mata kering

Medicine healthcare blood capillary human eye painFoto: Istockphoto/ia_64
Ilustrasi mata kering.

Kondisi ini bisa terjadi ketika mata Anda tidak dapat menghasilkan cukup air mata. Anda mungkin akan merasa seperti ada sesuatu di mata atau terasa sensasi terbakar.

Pada kasus yang ekstrem, kekeringan dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. Namun mata kering biasa bisa diobati dengan obat tetes mata yang mudah ditemukan di apotek.

6. Ada kilatan cahaya

Kilatan cahaya yang dimaksud, yakni cahaya berkedip atau garis-garis kilat di bidang pandangan Anda. Biasanya, kilatan cahaya ini terjadi akibat gesekan atau tarikan vitreous pada retina.

Ini dapat terjadi sebagai akibat penuaan, tetapi juga bisa dialami ketika retina lepas atau robek, serta migrain. Jika Anda mengalaminya, sebaiknya langsung konsultasi dengan dokter mata.

7. Pembengkakan

Pembengkakan pada mata atau area sekitarnya juga dapat disebabkan oleh trauma pada leher, kepala, atau wajah. Jaringan di mata atau kelopak mengalami iritasi dan peradangan, sehingga timbul bengkak.

Bengkak pada mata bisa menjadi indikasi adanya masalah mata yang serius. Beberapa di antaranya, blefaritis, selulitis, konjungtivitis, ulkus kornea, hingga skleritis.

Itu dia beberapa ciri-ciri sakit mata yang umum. Berbagai ciri ini menunjukkan gejala akan suatu penyakit atau gangguan mata. Jika Anda mengalami salah satu ciri ini dalam jangka panjang, segera konsultasikan dengan dokter mata.

(rti)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |