Kim Kardashian Akan Bersaksi dalam Sidang Perampokan di Paris 2016

1 week ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Kim Kardashian akan bersaksi mengenai perampokan perhiasan yang ia alami pada 2016 di Paris. Dalam dokumen penyelidikan yang bocor, 12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut.

People pada Selasa (25/3) memberitakan telah mendapatkan konfirmasi jadwal Kim Kardashian bakal memberikan keterangan dalam sidang para tersangka. TMZ memberitakan sidang akan dimulai Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 3 Oktober 2016, Kim Kardashian mengalami pencurian dan penyekapan saat menginap di Hotel de Pourtales untuk menghadiri Paris Fashion Week 2016. Perhiasannya digasak perampok dan total kerugian mencapai US$10 juta.

Lima pria bertopeng berusia antara 40 dan 50 tahun menyandera dia saat mereka mencuri perhiasan senilai jutaan dolar darinya di tengah malam. Sebuah cincin senilai US$4 juta yang diberikan suaminya saat itu, Kanye West, termasuk di antara barang-barang yang diambil.

Pejabat Prancis meluncurkan penyelidikan dan polisi awalnya menangkap 17 tersangka terkait perampokan di sana pada Januari 2017. Empat pria pertama didakwa pada 12 Januari 2017.

[Gambas:Video CNN]

"Dia dikelilingi paparazzi, siapa pun di antara mereka dapat memberikan informasi ini kepada orang lain dengan imbalan bayaran," Christopher Hagon, mitra pengelola di Incident Management Group, sebuah firma konsultan keamanan internasional yang berbasis di Florida, mengatakan kepada PEOPLE pada Oktober 2016.

"Itu bisa jadi pekerjaan orang dalam, atau dia diawasi. Saya pikir itu gabungan [keduanya]."

Salah satu pria yang ditangkap adalah Gary M., adik dari sopir Kardashian di Paris.

Kim bersama saudara perempuannya Kourtney Kardashian dan Kendall Jenner pada malam sebelumnya. Namun, ia pergi ke kamar hotelnya sendirian saat mereka memutuskan keluar berkeliling kota pada malam hari.

Pengawal Kim, Pascal Duvier, menemani Kourtney dan Kendall Jenner dalam acara tersebut.

"Saya mengirim Snapchat bahwa saya di rumah dan semua orang pergi keluar," jelasnya dalam episode Keeping Up With the Kardashians pada Maret 2017, seraya mencatat bahwa para perampok kemungkinan melacaknya melalui media sosial.

"Jadi saya pikir mereka tahu Pascal keluar bersama Kourtney dan bahwa saya sendirian di sana."

Surat kabar Prancis Le Journal du Dimanche melaporkan bahwa Kim memberi tahu polisi bahwa saat itu sekitar pukul 3.00 pagi ketika dia "mendengar suara di pintu, seperti langkah kaki" dan memanggil Duvier.

Setelah penyelidikan oleh petugas penindakan bandit Kepolisian Paris atau BRB, 12 orang ditetapkan menjadi tersangka kejadian tersebut. Mereka sebagian adalah perampok, sementara sebagian lainnya terkait dengan kejadian itu.

Perampok yang kemudian dijuluki Kardashian's Twelve tersebut dipimpin oleh Aomar Aït Khedache alias Old Omar yang kini sudah berusia 69 tahun.

Old Omar dan 11 orang lainnya sebenarnya sudah ditangkap dan sempat ditahan, tapi persidangan mereka terus mengalami penundaan hingga disebut membuat petugas frustrasi.

(chri)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |