Kisah Ritno Kurniawan, Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai

6 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Desa Sejahtera Astra Nyarai di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, mengalami perubahan signifikan, khususnya dalam peningkatan pendapatan masyarakat.

Transformasi tersebut didorong pengembangan ekowisata berbasis pelestarian lingkungan yang membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.

Perubahan ini bermula dari inisiatif warga desa, Ritno Kurniawan, yang kini dikenal sebagai penggerak utama pengembangan ekowisata di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, sebagian besar masyarakat menggantungkan penghidupan dari aktivitas penebangan kayu di kawasan hutan, termasuk Ritno yang memperoleh penghasilan sekitar Rp100 ribu per sekali angkut dengan frekuensi rata-rata tiga kali dalam sepekan.

Aktivitas ini tidak hanya berisiko tinggi terhadap keselamatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan di kawasan lindung Bukit Barisan.

Astra InternasionalRitno Kurniawan. (Foto: Astra Internasional)

Melihat potensi alam Nyarai yang memiliki keindahan jalur trekking, lubuk dan kolam alami, hingga jalur arung jeram, Ritno mulai mendorong pengembangan wisata berbasis masyarakat.

Melalui pendekatan persuasif serta pendampingan langsung, masyarakat secara bertahap mulai melihat peluang baru dalam pengelolaan potensi wisata alam yang lebih berkelanjutan.

"Kawasan Nyarai yang berada di wilayah Bukit Barisan I merupakan kawasan dengan potensi wisata alam yang besar. Dengan pendampingan yang konsisten, masyarakat mulai terbuka dan percaya diri menjadi pemandu wisata penghasilan rata-rata mencapai Rp400-500 ribu per minggu," ujar Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai Ritno Kurniawan dikutip Selasa (7/4).

Perubahan tersebut semakin terakselerasi melalui dukungan program Desa Sejahtera Astra yang memberikan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan peralatan pendukung, serta pengembangan atraksi wisata baru seperti arung jeram.

Dalam waktu sekitar tiga bulan, masyarakat yang sebelumnya belum memahami standar pengelolaan pariwisata mampu meningkatkan keterampilan menjadi pemandu wisata alam secara lebih profesional.

Astra InternasionalFoto: Astra Internasional

Saat ini tercatat sebanyak 45 pemandu arung jeram dan lebih dari 100 masyarakat terlibat aktif dalam pengelolaan kawasan wisata, dengan 25 orang di antaranya menjadi pengurus inti.

Masyarakat yang sebelumnya bergantung pada aktivitas penebangan kayu kini bertransformasi menjadi pemandu wisata alam yang profesional dan tersertifikasi.

Seiring meningkatnya aktivitas wisata, ekosistem ekonomi desa turut berkembang melalui hadirnya homestay, layanan pemandu wisata, serta berbagai usaha pendukung lainnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara termasuk dari Malaysia, turut memperkuat keberlanjutan ekonomi masyarakat desa.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal.

Menurutnya, pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Nyarai menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan.

"Ketika masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan, penguatan kapasitas, serta dukungan ekosistem yang tepat, mereka tidak hanya memiliki sumber penghidupan yang lebih stabil dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian kawasan secara berkelanjutan," ujar Djony.

Ke depan, pengembangan Desa Sejahtera Astra Nyarai diharapkan terus memperkuat ekosistem ekonomi desa berbasis pariwisata alam yang berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagaimana pengelolaan potensi lokal dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan upaya pelestarian lingkungan.

Semangat Astra untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat desa melalui kolaborasi multipihak dan pengelolaan potensi lokal yang berkelanjutan adalah sejalan dengan cita cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

(inh)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |