Jakarta, CNN Indonesia --
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan korban kecelakaan Kereta Api (KA) jarak jauh dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Prioritas utama evakuasi korban. Korban dibawa ke RSUD Bekasi," imbuhnya mengutip detikcom, Senin (27/4).
Selain itu, korban juga dilarikan ke beberapa rumah sakit swasta seperti Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, polisi juga sudah membuat posko crisis center dibentuk untuk penanganan cepat memprioritaskan para korban.
Budi mengatakan saat ini pihaknya memprioritaskan penanganan para korban dalam insiden tersebut. Belum diketahui jumlahnya, namun saat ini para korban sudah dilarikan ke rumah sakit.
Menurut pantauan CNNIndonesia.com, sejumlah keluarga korban sudah mulai memadati Stasiun Bekasi Timur. Mereka mencari informasi keluarganya yang dikabarkan masih terjebak di dalam gerbong kereta.
Tabrakan kereta membuat sejumlah penumpang mengalami luka-luka akibat insiden kecelakaan tersebut. Sejauh ini dikabarkan dua penumpang tewas.
Dua penumpang meninggal
Sementara itu, dua orang dilapokan tewas dalam insiden ini.
"Tercatat di RS ada 2 korban meninggal dunia," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, kepada wartawan di lokasi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Commuter Line tengah berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Tak lama kemudian, KA jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak Commuter Line.
Baca berita lengkapnya di sini.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
4
















































