Lee Chong Wei: Regenerasi Tunggal Bukan Masalah Malaysia Saja

2 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda Malaysia, Lee Chong Wei menilai permasalahan pada regenerasi di nomor tunggal bukan hanya jadi masalah yang menimpa Malaysia saja. Karena itu ia menilai Kenneth Jonassen patut diberikan lebih banyak waktu.

Malaysia saat ini masih kesulitan menemukan pemain tunggal yang bisa konsisten bersaing di level atas. Lee Zii Jia sempat muncul sebagai pemain yang berhasil masuk kategori elite. Namun faktor cedera panjang turut membuatnya mengalami penurunan peringkat yang cukup signfiikan dalam satu tahun terakhir.

Lee Zii Jia bahkan hanya bisa mengisi pos tunggal ketiga Malaysia di Thomas Cup lalu. Sedangkan Leong Jun Hao dan Justin Hoh yang jadi tunggal pertama dan kedua Malaysia saat ini juga tak bisa berbicara banyak. Terbukti, mereka sering kehilangan angka di Thomas Cup 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pandangan Lee Chong Wei, permasalahan nomor tunggal itu bukan hanya jadi masalah Malaysia saja, melainkan juga sejumlah negara lain. Lee Chong Wei juga menyebut Indonesia di dalamnya.

"Saya rasa masalah [regenerasi] nomor tunggal ini bukan hanya masalah Malaysia saja. Korea juga sama, mereka lebih kuat di ganda. China juga setelah Lin Dan, mereka masih mencari yang benar-benar konsisten."

"Jepang selepas Kento Momota juga tidak konsisten, Indonesia pun sama. Ini isu global," kata Lee Chong Wei seperti dikutip dari Berita Harian.

Karena itu, Lee Chong Wei meminta Kenneth Jonassen perlu diberikan waktu yang lebih banyak untuk memoles tunggal Malaysia.

"Kita harus memberikan Kenneth waktu. Dia baru bersama kita selama kurang lebih setahun. Sebelum dia datang, kita juga sedang tidak punya tunggal di posisi 10 besar."

"Orang [Kenneth Jonassen] tentu bukan Tuhan, yang bisa datang dalam sekejap lalu menghasilkan juara dunia," ujar Lee Chong Wei.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/abs)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |