Legislator DPR Ini Soroti Jejak Kolonial dalam Demokrasi Indonesia

5 hours ago 3

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 27 Februari 2026 |22:24 WIB

Legislator DPR Ini Soroti Jejak Kolonial dalam Demokrasi Indonesia

Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana (foto: Okezone)

JAKARTA – Sejarawan sekaligus Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana menegaskan, bahwa Indonesia memang telah merdeka dari penjajahan fisik, namun warisan kolonial dalam bentuk “kolonialitas” masih membelenggu kehidupan sosial, politik, dan ekonomi hingga hari ini.

Hal itu disampaikannya dalam Seminar Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) bertajuk “Sejarah Sebagai Sebuah Gerakan Kebangsaan di Era Pasca-Modernisme” yang digelar di Balai Pertemuan Ilmiah (BPI) ITB, Bandung, Jumat (27/2/2026).

Bonnie mengutip buku Erasing History karya Jason Stanley yang membagi nasionalisme ke dalam dua kategori: nasionalisme anti-kolonial dan nasionalisme supremasi.

Menurutnya, nasionalisme anti-kolonial lahir sebagai respons terhadap penjajahan dan memiliki solidaritas yang luas serta bersifat kosmopolitan.

“Kelompok anti-kolonial lahir dari kesadaran atas penindasan itu sendiri. Solidaritas yang dibangun jauh lebih luas,” ujarnya di hadapan para guru besar ITB yang mengikuti seminar secara hybrid.

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |