Menhan Mali Jenderal Camara Tewas Dibunuh Geng Pemberontak

2 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan Mali, Jenderal Sadio Camara, tewas dalam serangan terkoordinasi terhadap situs-situs militer di negara tersebut pada Sabtu (25/4).

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (26/4), juru bicara pemerintah Issa Ousmane Coulibaly mengatakan Camara tewas ketika para penyerang menargetkan rumahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kediaman Camara di kota garnisun kati diserang pada Sabtu selama serangan serentak oleh afiliasi Al Qaeda dan pemberontak Tuareg.

Dilansir Al Jazeera, Camara merupakan tokoh sentral dalam pemerintahan militer yang merebut kekuasaan setelah kudeta berturut-turut pada tahun 2020 dan 2021.

"Dia adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam kepemimpinan militer yang berkuasa dan dipandang oleh beberapa orang sebagai calon pemimpin Mali di masa depan," kata Nicolas Haque dari Al Jazeera.

Laporan Haque mengatakan para penyerang melakukan serangan bom mobil bunuh diri di kediaman Camara di Kati, sebuah kota militer yang dijaga ketat. Presiden sementara Assimi Goita juga tinggal di kota ini.

Laporan kantor berita AFP menyebut istri kedua Camara dan dua cucunya juga tewas dalam serangan itu.

Kelompok bersenjata menyerang beberapa lokasi lain di seluruh wilayah Mali termasuk Bamako, serta Gao dan Kidal di utara, dan kota Sevare di tengah.

Pengamat Bulama Bukarti mengatakan kemungkinan akan terjadi lebih banyak pertempuran untuk menguasai wilayah dan lokasi strategis dalam beberapa hari mendatang.

"Ini adalah dua kelompok yang berjuang untuk tujuan berbeda," kata Bukarti.

"Tetapi mereka bersatu tahun lalu dan mengatakan akan bekerja sama ke depannya, dan apa yang telah kita lihat selama beberapa hari terakhir adalah implementasi nyata dari kesepakatan ini," imbuhnya.

(dna/dan)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |