Netanyahu Deklarasi 'Perang' dengan Hizbullah, Gencar Bom Lebanon

51 minutes ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersumpah Israel akan menghabisi Hizbullah dan mengintensifkan serangan ke Lebanon. Netanyahu bahkan mendeklarasikan Israel sedang "berperang" dengan Hizbullah.

"Kami tidak akan mengendurkan tekanan; sebaliknya, saya katakan untuk meningkatkan tekanan lebih keras lagi," kata Netanyahu dalam video, dikutip Al Jazeera, Senin (25/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan Netanyahu muncul saat Israel gencar membombardir Lebanon.

Pada Minggu, Kantor Berita Nasional resmi Lebanon melaporkan serangan udara Israel terjadi di lebih dari 30 lokasi di Lebanon selatan dan timur.

Akibat serangan itu, dua orang meninggal. Badan pertahanan sipil Lebanon juga mengatakan fasilitas regional di Nabatieh hancur.

Sehari sebelumnya, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat 11 kematian mencakup perempuan dan anak imbas gempuran Israel.

Komentar Netanyahu juga muncul di tengah upaya AS menerapkan gencatan senjata Israel-Lebanon.

Perwakilan Lebanon dan Israel sempat menggelar pertemuan di Washington guna membahas gencatan senjata, tanpa melibatkan Hizbullah.

Lebanon terseret ke pusaran konflik AS-Iran usai Hizbullah menggempur Israel pada 2 Maret. Serangan ini, menurut milisi tersebut, sebagai balasan usai pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi Washington-Tel Aviv.

Israel dan Hizbullah juga sebetulnya pernah sepakat gencatan senjata pada November 2024, setelah lebih dari dua tahun perang di tengah agresi pasukan Zionis ke Palestina.

Kesepakatan tersebut berisi penghentian pertempuran, penarikan pasukan Israel, hingga pelucutan senjata Hizbullah. Namun, Israel berulang kali melanggar gencatan dengan menyerang warga dan objek sipil di Lebanon.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan total korban imbas serangan Israel mencapai 3.123 jiwa.

(isa/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |