Nova Arianto Blak-blakan Usai Timnas Indonesia U-17 Bikin Remuk Korea

11 hours ago 3

PIALA ASIA U-17 2025

CNN Indonesia

Sabtu, 05 Apr 2025 16:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto blak-blakan mengakui situasi sulit yang dialami anak asuhnya saat menghadapi Korea Selatan. Nova Arianto membeberkan situasi yang dihadapi anak asuhnya saat Timnas Indonesia U-17 bertemu Korea Selatan pada Piala Asia U-17 2025. ((Dok PSSI)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto blak-blakan mengakui situasi sulit yang dialami anak asuhnya saat menghadapi Korea Selatan dalam laga pertama Piala Asia U-17 2025.

Sesaat setelah wasit Jin Jingyuan meniup peluit tanda kick off, gawang Indonesia langsung berada dalam ancaman. Serangan Korea benar-benar menyengat.

Eksekusi akhir yang dilakukan pemain-pemain Korea Selatan tak berujung gol. Entah menyamping, melebar, atau mengangkasa. Ada pula yang mengenai tiang gawang dan pada lain kesempatan bola mengarah ke pelukan penjaga gawang Daffa Al Gasemi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Indonesia yang terbilang jarang mengancam lawan bisa mencetak gol kemenangan pada menit kedua injury time babak kedua. Evandra Florasta mencetak gol hasil rebound tepisan kiper Park Do Hun yang sebelumnya menepis penalti gelandang Timnas Indonesia tersebut.

Nova menyebut ada faktor kemujuran di balik kemenangan Timnas Indonesia U-17 yang berupaya keras dalam laga melawan Korea Selatan.

"Korea Selatan bermain sangat baik dan kami beruntung mendapat penalti. Kami menggunakan tim utama hari ini tetapi tetap pertandingan begitu sulit," ucap Nova dikutip dari situs resmi AFC.

"Florasta bermain bagus hari ini, tetapi selain itu juga para pemain lainnya bermain memberi semua yang mereka miliki. Saya senang dengan cara kami bermain," kata mantan pemain Timnas Indonesia itu melanjutkan.

Dalam pertandingan melawan Korea Selatan, selain Evandra, Nova menempatkan pemain-pemain yang kerap dipercaya tampil seperti I Putu Panji, Matthew Baker, Zahaby Gholy, Daniel Alfrido, Mierza Firjatullah, Nazriel Alfaro, Fandi Alberto, Algazani Dwi, Fabio Azka Irawan, dan Daffa sebagai starter.

Selain itu ada sederet pemain pengganti yang dimasukkan Nova pada babak kedua seperti Fandi Ahmad, Ilham Romadhona, Rafi Rasyiq, serta Putu Ekayana dan Dafa Zaidan yang masuk pada menit-menit akhir babak kedua.

[Gambas:Video CNN]

(nva/rhr)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |