Jakarta, CNN Indonesia --
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap strategi yang kini tengah mereka jalankan untuk mendorong integrasi sektor keuangan syariah dengan rantai bisnis syariah di tanah air.
Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah OJK Ahandayani K mengatakan saat ini lembaganya sejatinya sudah memiliki peta jalan pengembangan dan penguatan bank syariah.
OJK katanya, saat ini juga sudah memiliki peta jalan pengembangan dan penguatan sektor jasa keuangan syariah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, peta jalan tersebut kini masih terpisah.
OJK saat ini sedang berupaya membuat peta jalan yang mencakup dan mengintegrasikan pengembangan seluruh penyedia jasa keuangan syariah dengan sektor lain supaya ke depan sinerginya lebih selaras dan ekonomi syariah dalam negeri makin maju.
"Kami dapat tugas bagaimana ada peta jalan yang mencakup seluruh kegiatan keuangan syariah bisa bergabung supaya rantai bisnis sektor keuangan syariah bisa didukung sektor lain," katanya dalam Forum Ekonomi Syariah CNNIndonesia, Kamis (9/4).
Ia menambahkan dalam perumusan peta jalan integrasi tersebut OJK juga tengah mengkaji bagaimana proses sertifikasi halal produk ke depan bisa diwajibkan dilayani dengan menggunakan lembaga keuangan syariah.
"Sekarang sertifikasi halal suatu produk belum ada kewajiban menggunakan keuangan syariah. Ini menjadi satu ruang yang kami dorong supaya bisa berapa persen mereka menggunakan lembaga jasa keuangan syariah," katanya.
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menyebut integrasi sistem dan lembaga keuangan syariah di Indonesia dengan industri halal di dalam negeri sampai saat ini masih kurang.
Hal ini tercermin dari realisasi pembiayaan yang digelontorkan oleh lembaga keuangan syariah di dalam negeri ke industri halal.
Sutan Emir Hidayat, Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS menyebut bahwa meskipun industri dan ekonomi halal di dalam negeri memiliki potensi yang cukup besar, tapi pembiayaan yang digelontorkan industri keuangan syariah masih kurang.
"Yang namanya industri halal, harusnya dibiayai keuangan syariah. Yang namanya keuangan syariah harusnya hanya bisa biayai yang halal halal. Tapi sayang di kita ini belum terjadi," katanya dalam forum yang sama.
(agt)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
8

















































