Pelatih Iran Senang Banjir Dukungan usai Tolak Nyanyi Lagu Kebangsaan

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas putri Iran Marziyeh Jafari mengaku senang mendapat dukungan dari banyak pihak usai aksi menolak menyanyikan lagu kebangsaan di Piala Asia Wanita 2026.

Timnas putri Iran menjadi sorotan setelah melakukan aksi diam saat lagu kebangsaan mereka diputar jelang kickoff melawan Korea Selatan pada laga perdana Grup A di Stadion Gold Coast, Senin (2/3).

Beberapa suporter Iran mengibarkan bendera Kekaisaran Iran selama pertandingan yang berujung kekalahan 0-3 dari Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jafari tak mau menjawab alasan mereka melakukan aksi tersebut di tengah gejolak politik Iran akibat diserang AS dan Israel.

Namun, ia berterima kasih atas dukungan yang diberikan banyak pihak, termasuk dari tuan rumah Australia.

"Kami sangat senang bahwa warga Iran-Australia di sini mendukung kami," kata Jafari dikutip Daily Mail.

"Jelas, kami sangat prihatin terhadap keluarga dan orang-orang terkasih kami dan semua orang di dalam negeri kami, yang sama sekali terputus hubungannya dengan kami," ujarnya menambahkan.

Jafari menegaskan timnas putri Iran mencoba tetap bersikap profesional meski sedang menghadapi situasi tak ideal di negara mereka.

"Di sini kami datang untuk bermain sepak bola secara profesional dan akan melakukan yang terbaik untuk berkonsentrasi pada pertandingan yang akan datang," tegas Jafari.

Iran selanjutnya dijadwalkan melawan Australia pada laga kedua Grup A di Stadion Gold Coast pada Kamis (5/3). Australia sendiri mengawali turnamen dengan kemenangan 1-0 atas Filipina.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/rhr)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |