Ramdani Bur
, Jurnalis-Minggu, 01 Maret 2026 |12:23 WIB

Rayan Ait-Nouri salah satu pemain Manchester City yang berpuasa saat melawan Leeds United. (Foto: Laman resmi Manchester City)
PELATIH Manchester City, Pep Guardiola, menyayangkan aksi sejumlah suporter Leeds United yang menyoraki pemain muslim Manchester City yang sedang berbuka puasa. Pep Guardiola menegaskan, pentingnya menghormati agama lain.
Manchester City tandang ke markas Leeds United dalam lanjutan pekan ke-28 Liga Inggris 2025-2026, Minggu (1/3/2026) dini hari WIB. Ketika pertandingan memasuki menit 13, wasit yang memimpin pertandingan Peter Bankes menghentikan pertandingan.
Momen sejumlah pemain Manchester City berbuka puasa di tengah laga melawan Leeds United.
Laga dihentikan karena bertepatan dengan azan maghrib yang merupakan waktu berbuka puasa bagi umat muslim. Saat wasit meniup peluit tanda laga dihentikan, di layar Stadion Elland Road juga tercantum penjelasan bahwa laga dihentikan sementara karena untuk menghormati pemain yang ingin berbuka puasa
Namun, sejumlah suporter Leeds United justru menyoraki pemain Manchester City yang tengah berbuka ipuasa. Dalam skuad dini hari tado, ada tiga pemain muslim Manchester City yang mentas sebagai starter, yakni Omar Marmoush, Rayan Cherki, dan Rayan Ait-Nouri.
1. Pep Guardiola Kesal Lihat Suporter Leeds United
Melihat Kelakuan suporter Leeds United, Pep Guardiola naik pitam. Ia meminta suporter Leeds United untuk menghormati agama lain.
“Ini dunia modern bukan? Lihat apa yang terjadi di dunia saat ini. Hormati agama, keberagaman, itu intinya,” kata Pep Guardiola, Okezone mengutip dari The Guardian, Minggu (1/3/2026).
















































