Perang Makin Gawat, AS Desak Warganya Keluar dari 15 Negara Timteng

6 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah mendesak semua warga negara AS untuk segera meninggalkan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Qatar.

Desakan itu berlaku untuk warga negara AS yang berada di Bahrain, Mesir, Iran, Irak, Israel, Tepi Barat dan Gaza yang diduduki, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Qatar, Arab Saudi, Suriah, Uni Emirat Arab, dan Yaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sebuah unggahan di X, asisten sekretaris Deplu AS untuk urusan konsuler Mora Namdar, mengatakan warga AS harus "SEGERA MENINGGALKAN" negara-negara Timteng tersebut menggunakan transportasi komersial yang tersedia, "karena risiko keselamatan yang serius".

Deplu AS juga telah mengaktifkan gugus tugas darurat antarlembaga, untuk mengelola situasi dan mengoordinasikan respons AS terhadap konflik tersebut.

Kedutaan Besar AS di Amman Yordania sebelumnya mengumumkan bahwa personelnya telah meninggalkan lokasi diplomatik tersebut karena adanya ancaman.

Sejak Sabtu (28/2), AS dan Israel melakukan serangkaian serangan terhadap berbagai target di Iran, yang menewaskan banyak pejabat tinggi termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan serangan balasan terhadap beberapa target AS dan Israel di seluruh wilayah tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa perang tersebut diproyeksikan akan berlangsung selama empat hingga lima minggu, namun juga bisa berlangsung lebih lama.

[Gambas:Twitter]

(dna)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |