PLN Operasikan SPKLU Ke-5.000 di Tanjung Priok, Perkuat Ekosistem EV

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ke-5.000 di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (20/5). Peresmian ini bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan menjadi tonggak baru dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik nasional.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyebut pencapaian ini sejalan dengan pertumbuhan pengguna kendaraan listrik yang terus meningkat di Indonesia.

"SPKLU ke-5.000 ini kami bangun sesuai dengan pertumbuhan kendaraan listrik yang semakin lama semakin banyak. Nah, SPKLU sudah tersedia di mana-mana di seluruh Indonesia, semoga masyarakat semakin nyaman dan tidak ragu menggunakan kendaraan listrik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fasilitas baru ini mengusung konsep SPKLU Center, yaitu lokasi pengisian daya yang mengintegrasikan beberapa unit mesin pengisi daya berkapasitas berbeda dalam satu area. Sistem terpadu ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih jenis pengisian sesuai kebutuhan waktu mereka.

Stasiun pengisian di Tanjung Priok ini dilengkapi dengan dua unit Ultra Fast Charging berkapasitas 200 kW dan enam unit Ultra Fast Charging 120 kW. Selain itu, terdapat satu unit Medium Charging berdaya 22 kW untuk pengisian yang lebih santai.

Seluruh mesin pengisian daya yang tersedia menggunakan tipe konektor standar internasional seperti CCS2 dan AC. Kelengkapan jenis konektor tersebut memastikan fasilitas ini dapat digunakan secara universal oleh berbagai merek dan model kendaraan listrik yang beredar di Indonesia.

"Kami tentunya terus mengembangkan diri di mana kendaraan listrik makin lama makin banyak, SPKLU juga makin lama makin banyak. Dengan bertambahnya fasilitas SPKLU ini, diharapkan masyarakat semakin yakin beralih ke kendaraan listrik. Sekaligus mendukung percepatan transisi energi ramah lingkungan di Indonesia," jelas Adi.

Kawasan Tanjung Priok dipilih menjadi lokasi SPKLU ke-5.000 karena posisinya yang sangat strategis. Wilayah ini dikenal memiliki intensitas aktivitas logistik yang tinggi serta mobilitas masyarakat yang sangat padat setiap harinya.

Keberadaan SPKLU Center ini sekaligus memperluas jaringan pengisian daya terintegrasi yang dikembangkan PLN. Fasilitas serupa sebelumnya sudah beroperasi di beberapa titik penting lain seperti kawasan Bulungan, Menteng, Rest Area Cibubur KM 10,6, dan Sakura Garden City.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan bahwa konsep pusat pengisian ini dirancang untuk memberikan kemudahan manajemen waktu bagi para pemilik kendaraan listrik.

"Kami menghadirkan SPKLU Center di Tanjung Priok agar masyarakat memiliki opsi pengisian daya dalam satu lokasi yang lengkap. Pengguna bisa menyesuaikan dengan kebutuhan waktunya, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar," imbuh dia.

Apresiasi terhadap langkah PLN ini datang dari Pemerintah Kota Jakarta Utara. Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyambut baik perluasan infrastruktur ini karena dinilai memberikan kontribusi langsung pada program transisi energi bersih di wilayahnya.

"Kami menyampaikan selamat atas peresmian SPKLU ke-5.000 ini, semoga langkah baik ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," pungkasnya.

Sebagai informasi, secara akumulatif PLN UID Jakarta Raya bersama sejumlah mitra bisnis telah mengoperasikan sebanyak 724 unit charger SPKLU. Seluruh perangkat pengisian tersebut kini tersebar merata di 405 lokasi strategis di seluruh wilayah Jakarta dan daerah sekitarnya.

(rir)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |