PLN UIP Sumbagteng Gandeng Tiga Camat, Perkuat Dialog Publik dan Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Proyek Kelistrikan

6 hours ago 2

Rantauprapat — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi proyek yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, perangkat kelurahan, serta masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi komunikasi publik PLN dalam memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan secara transparan dan partisipatif. Sosialisasi tidak hanya difokuskan pada penyampaian informasi teknis proyek, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, hingga kekhawatiran yang mungkin timbul akibat pelaksanaan proyek di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut tiga pimpinan wilayah kecamatan, yakni Camat Bilah Barat, Camat Rantau Selatan, dan Camat Rantau Utara. Kehadiran para camat ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sebagai salah satu fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dari pihak PLN UIP Sumbagteng, kegiatan ini dihadiri oleh Officer Lingkungan, Join Hadamean, yang secara langsung menyampaikan paparan terkait rencana pembangunan, cakupan wilayah proyek, serta berbagai langkah mitigasi yang telah disiapkan untuk meminimalisir dampak terhadap lingkungan dan sosial masyarakat. Selain itu, hadir pula mitra PLN dari BKI sebagai konsultan proyek yang diwakili oleh Emboyo Retno dan Gunawan, yang turut memberikan penjelasan teknis secara lebih rinci kepada peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya, Camat Rantau Utara, Nafsir Rambe, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Ia mendorong warga untuk tidak ragu menyampaikan berbagai pertanyaan maupun kendala yang dihadapi di lapangan.

“Silakan bertanya apa yang menjadi kendala di lapangan. Kami sangat mendukung pembangunan ini, namun masukan dari masyarakat tetap menjadi hal yang penting untuk diperhatikan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Bilah Barat, M. Noor Putra BF, menyoroti pentingnya kejelasan informasi teknis, khususnya terkait batas dan jalur pembangunan. Ia menekankan agar seluruh detail proyek dapat disampaikan secara transparan guna menghindari potensi tumpang tindih dengan infrastruktur lain maupun lahan masyarakat.

“Tolong nanti ditentukan batas-batas titiknya secara jelas, jangan sampai tumpang tindih dengan jalur lain. Informasi ini juga perlu disampaikan secara transparan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat yang hadir memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan masukan, mulai dari aspek keamanan konstruksi, potensi dampak terhadap lahan produktif, hingga mekanisme kompensasi dan perlindungan lingkungan. Diskusi berlangsung interaktif, mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pembangunan yang sedang berlangsung di wilayah mereka.

Menanggapi berbagai pandangan tersebut, Join Hadamean selaku Officer Lingkungan PLN UIP Sumbagteng menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan proyek ke depan.

“Kami berkomitmen menjalankan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada penyediaan listrik, tetapi juga mengedepankan aspek sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, PLN UIP Sumbagteng juga memastikan bahwa setiap tahapan proyek mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk aspek perizinan, kajian lingkungan, serta standar keselamatan kerja. Pendekatan ini dilakukan guna memberikan jaminan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, PLN UIP Sumbagteng berharap dapat membangun kepercayaan publik serta memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dialog konstruktif yang terjalin diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Bagian Tengah, khususnya Kabupaten Labuhanbatu.

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |