Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 12 Januari 2026 |13:47 WIB

Prabowo: Saya Lebih Hormati Pemulung dan Tukang Becak daripada Koruptor!
BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dia lebih menghormati rakyat kecil seperti pemulung hingga tukang becak daripada para koruptor yang pintar tapi mengambil uang rakyat.
Hal itu diungkapkan Prabowo dalam pidatonya saat peresmian Sekolah Rakyat di 166 titik yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Prabowo juga meminta anak-anak Sekolah Rakyat untuk tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka. Ia menekankan bahwa pekerjaan orang tua yang sederhana bukanlah sesuatu yang memalukan.
“Anak-anak Sekolah Rakyat, murid-murid, anak-anakku jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya tukang, pemulung, jangan kau malu,” kata Prabowo.
Dikatakan Prabowo, pekerja kecil tersebut justru memiliki kemuliaan karena mencari nafkah dengan cara yang halal dan penuh kerja keras demi masa depan anak-anak mereka. Bahkan dia meminta kepada anak-anak Sekolah Rakyat untuk sungkem kepada orang tua jika pulang ke rumah.
“Mereka, mereka mulia, mereka kerja keras halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu jangan pernah kecil hati. Hormati orang tuamu. Kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu. Jangan pernah kau malu,” katanya.
Prabowo kemudian membandingkan kemuliaan para pekerja kecil dengan perilaku koruptor yang dianggapnya telah mengkhianati negara dan bangsa.
“Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa,”kata Prabowo.
Prabowo bahkan menegaskan bahwa ia lebih hormat kepada pemulung hingga tukang becak. Dia secara terbuka juga menyatakan sikap pribadinya terhadap praktik korupsi, seraya menegaskan kewenangannya untuk berbicara tegas sebagai kepala negara.


















































