Arief Setyadi
, Jurnalis-Senin, 02 Maret 2026 |10:36 WIB

Try Sutrisno (Foto: Wikipedia)
JAKARTA - Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal (Purn) TNI Try Sutrisno meninggal dunia di usia 90 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir pada Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
Semasa hidupnya, Try Sutrisno dikenal sebagai sosok negarawan yang jujur, bersahaja, loyal, berdedikasi tinggi dan berpendirian teguh. Melansir laman TNI.mil.id, Try Sutrisno memiliki rekam jejak panjang di militer sebelumnya akhirnya menjadi RI 2.
Melansir laman tni.mil. id, Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur. Ia mengawali karier militernya pada 1956 menjadi taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad).
Baru menjadi prajurit, mentalnya langsung ditempa melawan pemberontakan PRRI pada 1957. Kariernya terus moncer, hingga suami Tuti Sutiawati menjadi ajudan Soeharto pada 1974.
Perkenalan Try Sutrisno dengan Soeharto sudah terjalin sejak Operasi Pembebasan Irian Barat 1962. Kala itu, Mayor Jenderal Soeharto ditunjuk Presiden Soekarno untuk menjadi Panglima Komando Mandala yang berpangkalan di Sulawesi.
Empat tahun setelah menjadi ajudan Soeharto, pada 1978 Try Sutrisno diangkat sebagai Kepala Komando Daerah Staf di Kodam XVI/Udayana. Kariernya melejit, karena setahun kemudian diangkat menjadi Panglima Daerah KODAM IV/Sriwijaya.
Empat tahun kemudian, ia diangkat sebagai Panglima Daerah KODAM V/ Jaya dan ditempatkan di Jakarta. Atas dedikasinya, Try Sutrisno kembali mendapat kenaikan pangkat menjadi Letjen TNI sekaligus menjabat Wakasad mendampingi Kasad Jenderal TNI Rudhini pada Agustus 1985.














































