Puluhan Pemuka Agama Pegang Pundak-Doakan Trump saat Perang Iran vs AS

8 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Belasan pemuka agama datang ke Gedung Putih untuk mendoakan Presiden Donald Trump secara langsung pada Kamis (5/3) waktu setempat.

Momen ini berlangsung kala AS bersama Israel masih terlibat perang melawan Iran yang tampaknya tak akan berakhir dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asistent Presiden sekaligus Wakil Kepala Staf Gedung Putih, Dan Scavino, membagikan video di akun X-nya yang memperlihatkan sekitar 20 pemuka agama mengelilingi Trump yang terduduk di mejanya di Oval Office.

Para pemuka agama itu lalu memegang pundak Trump sambil membacakan doa dan harapan bagi sang presiden dan negara. Trump terlihat ikut tertunduk, memejamkan mata, berdoa, sambil menangkupkan tangannya di atas meja.

"Sedang terjadi saat ini di Oval Office di Gedung Putih. Tuhan memberkati USA!," bunyi caption unggahan Scavino.

[Gambas:Video CNN]

Salah satu pemuka agama terlihat memimpin doa dan mengatakan: "Saya berdoa agar Engkau memberikan rahmat dan perlindungan-Mu kepadanya. Saya berdoa agar Engkau juga memberikan rahmat dan perlindungan-Mu kepada pasukan kami serta seluruh pria dan wanita yang bertugas dalam angkatan bersenjata kami. Dan Bapa, kami berdoa agar Engkau terus memberikan Presiden kami kekuatan yang ia butuhkan untuk memimpin bangsa kami saat kami kembali menjadi satu bangsa di bawah Tuhan."

Doa bersama itu berlangsung kala AS dan Iran masih ngotot saling berperang. Saat ini, AS masih menghadapi ancaman serangan balasan Iran ke aset-aset militernya di Timur Tengah setelah melancarkan serangan awal bersama Israel ke Teheran pada 28 Februari lalu.

[Gambas:Twitter]

Serangan gabungan AS-Israel itu menewaskan sejumlah petinggi Iran termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Presiden Trump sampai memaksa sejumlah negara sekutu untuk membantu operasi militer AS dan menghadapi serangan balasan Iran.

(rds/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |