Jakarta, CNN Indonesia --
Alwi Farhan bisa mengalahkan unggulan pertama Li Shifeng dari China dengan skor 21-10, 21-19 di semifinal Swiss Open, Sabtu (15/3). Ia sempat tertinggal 10 angka, 6-16 di gim kedua.
Alwi Farhan bisa menang mudah 21-10 di gim pertama namun mendapatkan perlawanan sengit dari Li Shifeng di gim kedua. Alwi bahkan sempat tertinggal 10 angka, 6-16.
Dalam kondisi terdesak dan ada di hadapan bayangan harus memainkan rubber game, Alwi Farhan justru bisa tampil menghentak. Alwi Farhan bisa merebut 12 poin beruntun dan berbalik memimpin 18-16.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah berbalik unggul, Alwi Farhan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan menang dua gim langsung yang kini ada di hadapannya. Walaupun Li Shifeng bisa kembali tampil bagus, Alwi Farhan mampu mengunci kemenangan dengan skor 21-19 di akhir gim kedua.
"Tadi di gim kedua setelah dia unggul jauh malah ada beberapa poin dia melakukan kesalahan sendiri."
"Dan di situ adalah momen kebangkitan saya, saya tahu, saya bisa merasakan tekanan yang dia rasakan jadi saya tambah sedikit lagi memberi dia tekanan sehingga saya bisa balik pegang kendali sepanjang sisa laga," tutur Alwi Farhan.
Kemenangan atas Li Shifeng membuat Alwi kini menyamakan kedudukan jadi 1-1 dalam rekor pertemuan lawan pebulutangkis unggulan pertama tersebut. Alwi mengaku banyak belajar dari kekalahan di laga pertama.
"Tentu tidak gampang melawan Li Shi Feng, pertandingan yang susah dengan banyak perubahan strategi tapi saya tidak mau mengecewakan penonton di Indonesia yang sudah rela tidak tidur."
"Terima kasih banyak buat doa dan dukungannya, sangat berarti bagi saya, merasa ditemani walaupun banyak perbedaan jam. Semoga besok saya bisa membawa piala ke Indonesia," kata Alwi Farhan.
(ptr/jun)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
4

















































