Lampung Selatan, CNN Indonesia --
Ribuan pemudik pejalan kaki yang akan kembali ke Pulau Jawa kecewa atas pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni lantaran tidak ada kejelasan informasi naik ke atas kapal, Sabtu (5/4) siang.
Para pemudik yang akan kembali ke Pulau Jawa, mulanya berjalan dari lorong Gang Way dermaga 2 reguler menuju dermaga 1 Pelabuhan Bakauheni.
Setibanya di dermaga 1 dan akan naik kapal KMP Kirana IX, tiba-tiba mereka diarahkan petugas untuk kembali menuju ke dermaga 2 reguler tanpa ada alasan yang jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, KMP Kirana IX yang sandar di dermaga 1 sedang menaikkan angkutan penumpang. Kapal Feri ini juga masih bisa menampung penumpang.
Sementara kapal KMP Zoey yang sandar di dermaga 2 reguler, sudah terisi penuh dengan penumpang dan kendaraan. Kapal Feri ini justru akan berangkat berlayar menuju ke Pelabuhan Merak.
Ribuan pemudik ini pun kecewa, selain sudah berjalan bolak-balik ditambah lagi harus mengantre dan menunggu lebih lama kapal yang datang dan sandar di dermaga 2 reguler Pelabuhan Bakauheni.
Antrean dan kepadatan pemudik ini, terpantau dari ruang tunggu penumpang hingga menuju ke lorong Gang Way dermaga 2 reguler. Bahkan mereka juga harus berdesak-desakan menunggu untuk bisa segera naik ke kapal.
Setelah lama menunggu selama satu jam lebih, KMP Kirana II yang membawa penumpang dari Pelabuhan Merak sandar di dermaga 2 reguler Pelabuhan Bakauheni dan langsung melakukan bongkar muat.
Ribuan pemudik pejalan kaki yang akan kembali ke Pulau Jawa ini langsung diarahkan petugas untuk naik kapal KMP Kirana II berlayar menuju ke Pelabuhan Merak sekira pukul 13.45 WIB.
Salah seorang pemudik asal Tangerang Sukirno mengatakan dirinya diminta oleh petugas di dermaga 1 untuk pindah ke dermaga 2 reguler.
"Ya mestinya petugas di Pelabuhan Bakauheni ini memberi arahan yang jelas ke pemudik dan jangan seperti ini. Kami disuruh bolak-balik jalan dari dermaga 1 ke 2, kan lumayan jauh mas jalannya," kata Sukirno saat ditemui di lokasi.
Sukirno merasa kecewa dengan adanya kejadian ini karena pelayanan pelabuhan dirasa kurang maksimal melayani pemudik pejalan kaki.
"Kecewa pastinya ya, karena pelayanan nggak maksimal hingga terjadi seperti ini. Apalagi inikan lagi rame-ramenya arus balik. Harapannya, kejadian seperti ini jangan terulang lagi ke depannya," katanya.
Pemudik pejalan kaki lain tujuan Serang, Nurlita mengaku kecewa dengan pelayanan pelabuhan yang kurang maksimal lantaran satu jam lebih harus mengantre menunggu kapal.
"Kecewa lah mas pastinya, mana saya bawa bayi dan desak-desakan lagi. Padahal saat berangkat mudik lancar-lancar saja. Eh sekarang kok malah jadi seperti ini," ujarnya.
Sementara informasi yang diterima CNNIndonesia.com dari salah seorang petugas ASDP Bakauheni, para pemudik pejalan kaki ini bukan ditolak ketika akan naik kapal KMP Kirana IX yang sandar di dermaga 1.
Menruutnya, ada sedikit trouble di Pelabuhan Merak, sehingga kapal tidak bisa langsung berlayar dan pemudik dari dermaga 1 tadi dialihkan ke dermaga 2 reguler.
"Informasi sementara yang saya dapat tadi, bahwa Garbarata di Pelabuhan Merak ada kerusakan dan sedang dalam perbaikan," ujarnya.
Dermaga Pelabuhan Bakauheni penuh
Gelombang arus balik kendaraan pemudik yang akan kembali ke Pulau Jawa di Pelabuhan Bakauheni meningkat, pada Sabtu (5/4) dini hari.
Semua dermaga di Pelabuhan Bakauheni dari eksekutif hingga reguler 1-6 semuanya telah dioperasionalkan.
Kendaraan roda empat (pribadi) dan bus yang terpantau antre tengah menunggu untuk naik ke kapal di area parkir atau area tunggu masing-masing dermaga.
Begitu juga dengan pemudik motor, terpantau masih terus bergulir ramai berdatangan dan terpantau antre di area tunggu khusus sepeda motor di dermaga 2 reguler.
Antrean dan kepadatan kendaraan roda empat (pribadi) dan roda dua pemudik di Pelabuhan ini, berlangsung hingga pukul 03.25 WIB. Setelah itu, meski masih ada pergerakan namun terlihat landai.
Sementara pemudik pejalan kaki yang akan kembali ke Pulau Jawa, terpantau ramai saat pagi hingga malam sekira pukul 22.35 WIB.
Salah seorang petugas ASDP Bakauheni Sajidin mengatakan gelombang arus balik kendaraan pemudik ada peningkatan. Hal ini bisa dilihat, kantong parkir semua dermaga baik eksekutif maupun reguler semua terisi penuh dengan kendaraan.
"Mulai padat kendaraan mobil pribadi, bus dan juga sepeda motor dini hari ini. Satu jam sekali, kendaraan pemudik diberangkatkan naik kapal," kata dia kepada CNNIndonesia.com dilokasi, Sabtu (5/4) dini hari.
Menurutnya, gelombang arus balik pemudik yang akan kembali ke Pulau Jawa, masih bakal terjadi lagi hingga akhir pekan ini yakni hari ini (Sabtu) hingga Minggu (6/4) besok.
"Meski sudah ramai sejak H+2 dan H+3 lebaran, tapi masih banyak pemudik yang belum kembali ke Jawa,"katanya.
Berdasarkan dari data angkutan lebaran PT ASDP Cabang Bakauheni per 24 jam pada H+3 lebaran (4 April 2025), tercatat jumlah kendaraan pemudik yang telah kembali ke Pulau Jawa, yakni kendaraan roda empat (pribadi) 16.543 unit dan roda dua 12.136 unit.
Sedangkan untuk jumlah penumpang, tercatat sebanyak 117.576 penumpang, dimana jumlah ini terbagi dari 11.129 penumpang pejalan kaki dan 106.447 dalam kendaraan.
(fra/zai/fra)