Senator AS Marah Menteri Israel Ejek Relawan Flotilla yang Disiksa

2 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Senator Amerika Serikat Jeff Merkley ikut murka ke Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir usai mengejek relawan armada Global Sumud Flotilla (GSF) ysng disiksa di Pelabuhan Ahsdod, Israel.

Merkley menyampaikan kecaman itu dalam unggahan di X pada Rabu (20/5) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlakuan Ben-Gvir terhadap para tahanan ini menjijikkan dan tidak manusiawi," kata Merkley.

Dia kemudian berujar, "Ketika kita melihat gambar-gambar Gaza, komunitas yang hancur dan keluarga-keluarga yang putus as, kita tahu mengapa orang-orang terpanggil untuk bertindak."

Senator Chris Van Hollen juga mengkritik perlakuan Ben-Gvir terhadap para aktivis. Dia menyebut menteri Israel itu seharusnya sudah dikenai sanksi oleh AS sejak lama.

"Beginilah cara Menteri Keamanan Nasional Ben-Gvir memperlakukan tahanan ketika dia tahu kamera sedang merekam - belum lagi apa yang terjadi pada warga Palestina di balik pintu tertutup," ungkap Hollen, dikutip Anadolu Agency.

"Perilaku ini menjijikkan," imbuh dia.

Banner Microsite Haji 2026

Merkley dan Hollen merupakan senator AS yang paling lantang mendukung Palestina dan mengecam tindakan Israel.

Pernyataan mereka muncul setelah Ben-Gvir mengunggah video dia mengejek aktivis pro-Palestina di Pelabuhan Ashdod. Tangan mereka diikat ke belakang dengan tali dan dipaksa berlutut usai ditahan pasukan Israel di perairan internasional.

Tindakan Ben Gvir menuain kecaman termasuk dari internal Israel termasuk Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Netanyahu menyebut tindakan Ben Gvir tidak mewakili Israel.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengatakan Ben Gvir sengaja merugikan negara dalam pertunjukan yang "memalukan."

"Anda telah menghancurkan upaya luar biasa, profesional, dan sukses yang sudah dilakukan begitu banyak orang, dari tentara IDF hingga staf Kementerian Luar Negeri dan banyak lain," kata Sa'ar di X.

Pasukan Israel menyerang dan mencegat armada kapal GSF di perairan internasional dalam beberapa hari terakhir. Mereka menahan ratusan relawan termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ikut berlayar untuk menerobos blokade Israel.

[Gambas:Twitter]

(bac/isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |