Sikap Kadin soal RI Kena Tarif Impor 32% ala Trump: Pintu Negosiasi Terbuka

18 hours ago 2

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 04 April 2025 |07:30 WIB

 Pintu Negosiasi Terbuka

Ketum Kadin Anindya Bakrie Nilai Masih Ada Peluang Negosiasi Tarif Impor AS ke Indonesia. (Foto: okezone.com/Kadin)

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai masih ada peluang negosiasi terhadap pengenaan tarif impor AS kepada Indonesia sebesar 32% dari basis tarif sebesar 10% yang diterapkan kepada semua negara. Apalagi posisi AS sebagai mitra bisnis strategis bagi Indonesia. 

1. Kadin Dorong RI Negosiasi Tarif Impor AS

"Hubungan Indonesia dan AS adalah hubungan saling membutuhkan. Saya yakin, kita bisa melakukan negosiasi dengan AS, antara lain karena posisi geopolitik dan geokonomi Indonesia. Saya  melihat pernyataan Presiden Trump merupakan opening statement. Artinya pintu negosiasi masih terbuka," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, Jumat (4/4/2025).

Selain itu, lanjut Anindya, posisi Indonesia sangat strategis di Kawasan Pasifik. Indonesia bagian dari kekuatan ekonomi ASEAN dan anggota APEC yang strategis. 

"Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan pimpinan negara nonblok, juga tentu menjadi pertimbangan Trump," ujar Anindya. 

2. Kadin Dukung Pemerintah 

Kadin mendukung keputusan pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan berbagai langkah strategis menghadapi penerapan tarif resiprokal AS dan melakukan negosiasi dengan Pemerintah AS.  Komunikasi yang intens  dengan Pemerintah AS di berbagai tingkatan, termasuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung dengan Pemerintah AS adalah langkah yang tepat. 

Selain itu, Anindya menilai pentingnya kerjasama Indonesia dengan negara anggota ASEAN untuk memperjuangkan kepentingan yang sama. Kadin mengapresiasi langkah pemerintah yang telah berkomunikasi dengan Malaysia selaku pemegang Keketuaan ASEAN untuk mengambil langkah bersama. 

"Sepuluh negara anggota ASEAN terdampak pengenaan tarif AS.  Sejalan dengan upaya Pemerintah, Kadin tentu akan berdiskusi intens dengan mitra nya di ASEAN maupun APEC Business Advisory Council sebagai medium dunia usaha regional," ujarnya. 

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |