Singapura Jadi Negara Terbaik untuk Pariwisata di Asia Tenggara

5 hours ago 20

CNN Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 20:45 WIB

People visit the Merlion statue on the Marina Bay waterfront in Singapore on May 5, 2026. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP) Singapura dinobatkan sebagai negara terbaik untuk budaya dan pariwisata di Asia Tenggara. (AFP/ROSLAN RAHMAN)

Jakarta, CNN Indonesia --

Singapura dinobatkan sebagai negara terbaik untuk budaya dan pariwisata di Asia Tenggara, berdasarkan peringkat 2026 yang disusun oleh U.S News & World Report bersama University of Pennsylvania.

Berdasarkan laporan itu, Singapura menduduki peringkat 22 dunia dari 100 negara dan wilayah dalam peringkat pariwisata dan budaya. Hal itu menjadikan negara terkaya kedua di dunia ini menempati peringkat pertama di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peringkat tersebut didasarkan pada rata-rata dari dua sub kategori dengan bobot yang sama, yakni pengaruh global dan warisan serta daya tarik budaya.

Diberitakan VnExpress pada Jumat (22/5), daftar peringkat tahun ini berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya. Daftar tahun ini menerapkan metodologi berbasis data untuk menentukan peringkat tiap negara dan wilayah.

Sebelumnya, perhitungan peringkat menerapkan metode berbasis persepsi melalui survei terhadap para ahli dan pemimpin bisnis.

Daftar peringkat tersebut menempatkan Malaysia berada di peringkat kedua di Asia Tenggara, diikuti oleh Thailand, Indonesia, dan Filipina.

Sementara itu, secara global, Amerika Serikat dinobatkan sebagai negara terbaik untuk pariwisata, diikuti oleh Swiss dan Inggris.

Pencapaian Singapura sebagai negara terbaik untuk budaya dan pariwisata turut tercermin dari pendapatan fantastis dalam sektor pariwisatanya.

The Straits Times melaporkan pendapatan pariwisata Singapura mencapai rekor S$32,8 miliar pada 2025, naik 10 persen dibanding tahun sebelumnya, sementara jumlah kedatangan wisatawan internasional meningkat menjadi 16,9 juta orang.

Negara kota tersebut memperkirakan jumlah kunjungan akan terus meningkat pada 2026 menjadi antara 17 juta hingga 18 juta wisatawan, dengan pendapatan pariwisata diproyeksikan berada di kisaran S$31 miliar hingga S$32,5 miliar.

Pemerintah Singapura juga mengumumkan paket pendanaan pariwisata sebesar S$740 juta, lebih dari dua kali lipat alokasi S$300 juta dalam Tourism Development Fund tahun 2024, untuk memperkuat ketahanan industri jangka panjang selama lima tahun ke depan.

Singapura juga disebut berupaya menarik lebih banyak wisatawan kapal pesiar karena gangguan wilayah udara di Timur Tengah dan harga bahan bakar jet yang tidak stabil masih memengaruhi perjalanan udara.

Kota Singa ini dinobatkan sebagai negara terkaya kedua setelah Swiss berdasarkan PDB per kapita pada 2025.

(van/end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |