Singgung Pengakuan Hasto, Ferdinand Hutahean Minta Jokowi Tak Cuci Tangan di Revisi UU KPK

6 hours ago 10

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Selasa, 24 Februari 2026 |22:41 WIB

Singgung Pengakuan Hasto, Ferdinand Hutahean Minta Jokowi Tak Cuci Tangan di Revisi UU KPK

Ferdinand Hutahean (Foto: Tangkapan layar iNewsTV)

JAKARTA - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ferdinand Hutahaean, meminta Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak mencuci tangan terkait pernyataan bahwa dirinya tak pernah mendukung maupun menandatangani revisi UU KPK. Ferdinand bahkan memutar pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, yang membeberkan dugaan skenario revisi UU KPK.

Hal itu disampaikan Ferdinand dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Rapor Merah Antikorupsi, Perlu Taring KPK Lama?" yang disiarkan iNews TV, Selasa (24/2/2026). 

Ferdinand memaparkan sejumlah hal yang menurutnya menunjukkan adanya upaya revisi UU KPK pada era Jokowi. Ia merujuk pada keterangan Hasto dalam sebuah video.

"Iya, yang saya sampaikan itu, Bang Aiman, adalah pernyataan Bung Hasto, Sekjen PDI Perjuangan, ketika beliau dikriminalisasi. Karena, ini ada videonya," ungkap Ferdinand.

Ferdinand kemudian memutar rekaman video yang menampilkan Hasto menjelaskan dugaan upaya revisi UU KPK. Dalam video tersebut, Hasto mengaku pernah menerima seorang menteri pada era Jokowi yang menyampaikan telah mendapat arahan untuk merevisi UU KPK.

"Saya menerima salah seorang menteri dan beliau mengatakan kepada saya bahwa sudah mendapatkan arahan dari Presiden Jokowi untuk melakukan revisi Undang-Undang KPK," ucap Hasto dalam video yang diputar Ferdinand.

Hasto menyebut, menteri tersebut memaparkan sejumlah pasal penting yang akan diubah dalam revisi UU KPK, termasuk aturan yang membuat pimpinan lembaga antirasuah tidak dapat merangkap sebagai penyidik, yang dinilai berpotensi melemahkan independensi penyidik.

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |