Jakarta, CNN Indonesia --
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyalurkan kredit melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan program Griya Tuntas.
Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menyebut perseroan memegang porsi 25 persen dalam pembiayaan FLPP setiap tahunnya. Skema ini dirancang untuk menjaga keberlanjutan kredit rumah bersubsidi dengan bunga tetap 5 persen selama 20 tahun.
"Dalam KPR FLPP, kami menyumbang adalah 25 persen dari total pembiayaan FLPP tiap tahunnya. Karena kita tahu suku bunga yang dibebankan program FLPP ini adalah fixed rate 5 persen tidak berubah untuk 20 tahun," kata Ananta dalam konferensi pers SMF di Jakarta, Rabu(4/3) seperti dikutip dari CNBCIndonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam struktur pembiayaan, 75 persen dana FLPP disalurkan melalui Tapera, sedangkan 25 persen melalui SMF dengan kombinasi Penyertaan Modal Negara (PMN) dan penerbitan surat utang. Hingga kini, kumulatif PMN yang diterima mencapai Rp17 triliun dan surat utang yang diterbitkan untuk mendukung skema tersebut sekitar Rp16,4 triliun.
"Selama ini kami mendapatkan PMN yang kumulatif itu 17 triliun, kami menerbitkan surat utang 16,4 triliun. Jadi total 25 persennya adalah 34,3 triliun untuk 904 ribu unit rumah," ujarnya.
Sepanjang 2025, SMF menyalurkan porsi FLPP untuk 194.600 unit rumah dengan kebutuhan dana sekitar Rp8 triliun. Tak hanya fokus pada pembelian rumah baru, SMF juga menggarap sektor perbaikan rumah melalui program Griya Tuntas.
Program ini menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dengan plafon pinjaman mikro rata-rata Rp3 juta hingga Rp5 juta dan maksimal Rp10 juta dengan tenor tiga tahun. Target pemerintah untuk 2025 sebesar 50 ribu unit juga dilampaui.
Corporate Secretary SMF Primasari Setyaningrum menyampaikan, realisasi program perbaikan rumah tersebut melebihi target yang ditetapkan.
"Dalam program Griya Tunas target dari kementerian PKP adalah sebesar 50 ribu unit, namun realisasi kita mencapai 52 ribu unit. Dan sampai dengan tahun ini kemungkinan besar kita masih akan tetap berpartisipasi dalam program Griya Tunas tersebut," jelasnya.

3 hours ago
3
















































