Sutradara Blak-blakan Soal Konten Kekerasan Seksual di Film The Bride!

12 hours ago 2

CNN Indonesia

Kamis, 05 Mar 2026 12:00 WIB

Maggie Gyllenhaal mengakui harus berkali-kali menguji konten kekerasan seksual yang dalam film terbarunya, The Bride!. Maggie Gyllenhaal mengakui harus berkali-kali menguji konten kekerasan seksual yang dalam film terbarunya, The Bride!. (dok. Warner Bros Picture via YouTube)

Jakarta, CNN Indonesia --

Maggie Gyllenhaal mengakui harus berkali-kali menguji konten kekerasan seksual yang dalam film terbarunya, The Bride!, yang merupakan interpretasi ulang dari The Bride of Frankenstein.

Film tersebut ditulis dan digarap langsung oleh aktris sekaligus sutradara itu dan dibintangi oleh Jessie Buckley dan Christian Bale.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada kekerasan seksual. Ada kekerasan. Karena ini film studio besar, kami mengujinya berulang kali," kata Gyllenhaal dalam siniar The Interview dari The New York Times, seperti diberitakan Variety pada Selasa (3/3).

"Kami mengadakan pemutaran besar-besaran di mal, di mana orang-orang datang untuk menontonnya, yang belum pernah saya alami sebelumnya sebagai aktris atau sutradara. Sangat menarik," lanjutnya.

"Dan salah satu hal yang dibahas adalah kekerasan: Apakah terlalu kejam? Dan saya membicarakannya dengan seorang teman perempuan saya, yang berkata - dan dia tidak bermaksud meremehkan - 'Saya bertanya-tanya jika kau seorang pria yang membuat film ini, apakah kau akan memiliki respons yang sama'."

Maggie Gyllenhaal mengakui bahwa pihak studio, Warner Bros., memintanya untuk mengurangi sebagian kekerasan dari film pada masa uji coba penayangan. Ia pun mengonfirmasi melakukan hal tersebut.

Meski begitu, dirinya memastikan bahwa prioritas selama produksi film The Bride! adalah tidak mengurangi kepekaan terhadap kekerasan yang digambarkan dalam film tersebut.

"Salah satu hal yang penting bagi saya adalah bahwa setiap orang yang terbunuh, terluka - kita, setidaknya untuk sesaat, dapat mengenal mereka," kata Gyllenhaal.

"Ada versi Stormtrooper dalam membunuh orang, di mana mereka mengenakan topeng putih dan Anda tidak tahu siapa mereka. Dan kemudian ada versi di mana setiap kematian memiliki konsekuensi dan harga yang harus dibayar dari setiap kematian."

"Saya [juga] ingin berbicara tentang kekerasan seksual, karena itu adalah hal lain yang telah dikritik dari saya... dalam pemutaran uji coba," kata Maggie Gyllenhaal.

"Ada beberapa perempuan yang mengatakan, 'Saya tidak ingin melihat seorang perempuan diperkosa.' Dan saya pikir, saya juga tidak ingin melihat itu," lanjutnya.

"Namun itu adalah realitas besar dalam budaya yang kita jalani. Bahkan pada saat saya mengedit film ini, betapa banyaknya kebrutalan yang sangat mengganggu terhadap perempuan di dunia," kata Gyllenhaal.

"Jadi jika kita akan melihatnya, kita perlu melihatnya dengan cara yang sangat sulit untuk ditonton, karena itu sangat mengerikan."

"Dan jika Anda tahu sesuatu tentang saya, jika Anda melihat karya saya, bahkan dimulai dengan 'Secretary' ketika saya berusia 22 tahun, ini adalah sesuatu yang telah saya pikirkan cukup lama. Saya yakin saya telah mempertimbangkan subjek khusus ini, tapi akan sulit untuk ditonton. Saya pikir kita bisa menerimanya."

The Bride! merupakan film gotik romantis yang terinspirasi dari film The Bride of Frankenstein pada 1935, yang didasarkan pada novel Frankenstein karya Mary Shelley pada 1818.

Film ini berplot di Chicago pada 1930-an. Pada masa itu, monster Frankenstein meminta Dr. Euphronius menciptakan pendamping baginya.

Bersama-sama, mereka memberi kehidupan kepada seorang perempuan yang dibunuh. Perempuan itu kemudian dikenal sebagai "Sang Pengantin". Namun kemunculannya menimbulkan prahara.

Film ini dibintangi oleh Jessie Buckley dan Christian Bale bersama Peter Sarsgaard, Annette Bening, Jake Gyllenhaal, dan Penélope Cruz. The Bride tayang mulai 5 Maret 2026 di bioskop Indonesia.

[Gambas:Youtube]

(end)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |