CNN Indonesia
Rabu, 29 Apr 2026 05:00 WIB
Ilustrasi. Tak hanya pada anak, orang dewasa pun bisa kena cacingan. Berikut ciri-ciri cacingan pada orang dewasa. (Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia --
Selama ini, masalah cacingan sering kali dianggap hanya menyerang anak-anak. Padahal, kenyataannya orang dewasa juga memiliki risiko yang sama untuk mengalami infeksi tersebut. Simak ciri-ciri cacingan pada orang dewasa yang perlu diketahui.
Cacingan merupakan infeksi yang disebabkan oleh parasit yang hidup di dalam tubuh manusia, terutama pada saluran pencernaan. Kondisi ini disebabkan karena kurangnya kebersihan, pola makan tidak sehat, hingga paparan lingkungan yang terkontaminasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika tidak segera ditangani, maka infeksi cacing dapat memicu gangguan kesehatan yang cukup serius, mulai dari masalah pencernaan hingga kekurangan nutrisi. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari gejalanya karena sering dianggap sebagai gangguan kesehatan biasa.
Dengan mengenali tanda-tandanya, penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat dicegah. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ciri-ciri cacingan pada orang dewasa dan cara mengatasinya.
Ciri-ciri cacingan pada orang dewasa
Berikut beberapa ciri-ciri cacingan pada orang dewasa yang paling umum muncul. Gejala dapat berbeda tergantung jenis parasit dan tingkat infeksi.
1. Gangguan pencernaan berkepanjangan
Penderita sering mengalami diare, sakit perut, mual, atau muntah tanpa penyebab yang jelas. Perut juga terasa tidak nyaman atau kembung secara berulang.
2. Nyeri atau ketidaknyamanan pada perut
Infeksi cacing dapat menimbulkan rasa nyeri ringan hingga sedang pada area perut akibat aktivitas parasit di usus.
Sebagian penderita mengalami penurunan selera makan karena sistem pencernaan terganggu oleh keberadaan parasit.
4. Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
Ilustrasi. Ciri-ciri cacingan pada orang dewasa salah satunya berat badan turun tanpa sebab yang jelas. (freepik)
Cacing menyerap nutrisi dari tubuh sehingga berat badan dapat turun meskipun pola makan tidak berubah.
5. Tubuh mudah lelah dan lemah
Kekurangan nutrisi dan anemia akibat infeksi cacing dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, lesu, dan kurang bertenaga.
6. Perut kembung dan banyak gas
Produksi gas berlebih di saluran pencernaan sering menjadi salah satu tanda infeksi parasit usus.
7. Gatal di area anus atau kelamin
Gejala ini sering terjadi terutama pada infeksi cacing kremi. Rasa gatal biasanya lebih terasa pada malam hari karena cacing betina bertelur di sekitar anus.
8. Gangguan tidur dan gelisah
Rasa tidak nyaman pada tubuh dapat membuat penderita sulit tidur atau sering terbangun di malam hari.
9. Demam atau rasa tidak enak badan
Pada beberapa kasus, tubuh merespons infeksi dengan demam ringan dan rasa tidak sehat secara umum.
10. Adanya parasit pada feses
Pada infeksi tertentu, bagian cacing atau segmennya dapat terlihat pada tinja, meskipun umumnya yang terlihat hanyalah telur cacing melalui pemeriksaan laboratorium.
Dampak cacingan jika tidak diobati
Walaupun sering dianggap ringan, cacingan dapat menimbulkan komplikasi jika dibiarkan. Beberapa dampak yang mungkin terjadi meliputi:
- Gangguan penyerapan nutrisi
- Anemia akibat kekurangan zat besi
- Dehidrasi karena diare berkepanjangan
- Penyumbatan usus pada infeksi berat
- Penurunan daya tahan tubuh
Pada kondisi tertentu, infeksi parasit bahkan dapat merusak organ lain apabila menyebar melalui aliran darah.
Cara mencegah cacingan
Pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menghindari infeksi ulang. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:
- Mencuci tangan dengan sabun secara rutin
- Memasak daging hingga matang sempurna
- Mencuci buah dan sayur sebelum dikonsumsi
- Menghindari air minum yang tidak higienis
- Tidak berbagi barang pribadi
- Menjaga kebersihan toilet dan lingkungan rumah
Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga dianjurkan, terutama bagi individu yang tinggal di lingkungan berisiko tinggi.
Dengan mengenali ciri-ciri cacingan pada orang dewasa sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Pada akhirnya, kesadaran terhadap kesehatan serta penerapan kebiasaan hidup bersih menjadi kunci utama dalam melindungi tubuh dari serangan parasit usus.
(gas/els)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
9

















































