Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar sekolah di Indonesia mulai menerapkan Bahasa Prancis sebagai mata pelajaran. Hal itu disampaikan saat kunjungan kenegaraan Presiden di Paris, Prancis pada Kamis (28/5).
Dalam pidatonya di Istana Elysee, Paris, Prabowo mengaku sudah berkunjung sebanyak tiga kali dalam setahun ke Prancis. Ia mengklaim hubungan kedua negara tersebut berada di tahap sangat baik dan ingin meningkatkan hubungan dalam hal sains dan teknologi, serta pendidikan.
"Saya sudah instruksikan agar semua tingkatan sekolah di Indonesia harus belajar Bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," kata Prabowo dalam pantauan pidatonya di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (28/5) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo meyakini bahwa di tengah keadaan global yang penuh ketidakpastian, serta ketegangan konflik, Indonesia dan Prancis bisa memainkan peran positif.
"Indonesia akan selalu mendorong segala usaha untuk memelihara perdamaian," jelas Presiden.
Prabowo resmi memulai kunjungan kenegaraan di Paris, Prancis pada Kamis (28/5). Kedatangannya disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu saat tiba di Istana Elysee, Paris.
Dalam kunjungan kali ini, Prabowo mengenakan Jas Double Breast berwarna abu-abu, dipadu dengan dasi biru dan songkok di kepala.
Sebelum Prabowo, sejumlah delegasi RI telah lebih dulu datang seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Seskab Teddy Indra Wijaya, hingga Dubes RI untuk Prancis M Oemar.
(mnf/ins)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
8

















































